Ayat Bacaan MAZMUR 7
Sebelum seseorang dapat memasuki rumah-rumah yang diberkati (di sorga), maka kasus-kasus mereka harus diselidiki terlebih dahulu, dan tabiat serta perbuatan mereka harus diperiksa di hadapan Allah. Semua orang harus dihakimi menurut catatan yang tertulis di dalam kitab-kitab itu, dan diberi upah sesuai dengan perbuatan mereka. Penghakiman ini tidak terjadi pada saat kematian. Tandai kata-kata Paulus: “Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya, sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.” [Kisah 17:31.] Di sini sang rasul dengan jelas menyatakan bahwa suatu waktu yang ditentukan, yang akan terjadi kemudian, di masa depan, telah ditentukan sebagai saat Penghakiman atas dunia. (GC88 548.2).
MAZMUR 7
Allah, Hakim yang adil
1 Nyanyian ratapan Daud, yang dinyanyikan untuk TUHAN karena Kush, orang Benyamin itu. (7-2) Ya TUHAN, Allahku, pada-Mu aku berlindung; selamatkanlah aku dari semua orang yang mengejar aku dan lepaskanlah aku, 2 (7-3) supaya jangan mereka seperti singa menerkam aku dan menyeret aku, dengan tidak ada yang melepaskan. 3 (7-4) Ya TUHAN, Allahku, jika aku berbuat ini: jika ada kecurangan di tanganku, 4 (7-5) jika aku melakukan yang jahat terhadap orang yang hidup damai dengan aku, atau merugikan orang yang melawan aku dengan tidak ada alasannya, 5 (7-6) maka musuh kiranya mengejar aku sampai menangkap aku, dan menginjak-injak hidupku ke tanah, dan menaruh kemuliaanku ke dalam debu. Sela 6 (7-7) Bangkitlah, TUHAN, dalam murka-Mu, berdirilah menghadapi geram orang-orang yang melawan aku, bangunlah untukku, ya Engkau yang telah memerintahkan penghakiman! 7 (7-8) Biarlah bangsa-bangsa berkumpul mengelilingi Engkau, dan bertakhtalah di atas mereka di tempat yang tinggi. 8 (7-9) TUHAN mengadili bangsa-bangsa. Hakimilah aku, TUHAN, apakah aku benar, dan apakah aku tulus ikhlas. 9 (7-10) Biarlah berakhir kejahatan orang fasik, tetapi teguhkanlah orang yang benar, Engkau, yang menguji hati dan batin orang, ya Allah yang adil. 10 (7-11) Perisai bagiku adalah Allah, yang menyelamatkan orang-orang yang tulus hati; 11 (7-12) Allah adalah Hakim yang adil dan Allah yang murka setiap saat. 12 (7-13) Sungguh, kembali ia mengasah pedangnya, melentur busurnya dan membidik. 13 (7-14) Terhadap dirinya ia mempersiapkan senjata-senjata yang mematikan, dan membuat anak panahnya menjadi menyala. 14 (7-15) Sesungguhnya, orang itu hamil dengan kejahatan, ia mengandung kelaliman dan melahirkan dusta. 15 (7-16) Ia membuat lobang dan menggalinya, tetapi ia sendiri jatuh ke dalam pelubang yang dibuatnya. 16 (7-17) Kelaliman yang dilakukannya kembali menimpa kepalanya, dan kekerasannya turun menimpa batu kepalanya. 17 (7-18) Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.