Ayat Bacaan MAZMUR 102, 103
Dengan semangat kasih kita dapat melakukan tugas hidup yang paling sederhana sekalipun “seperti untuk Tuhan.” Kolose 3:23. Kalau kasih Tuhan ada di hati, maka akan terwujud dalam kehidupan. Aroma manis Kristus akan mengelilingi kita, dan pengaruh kita akan meluhurkan dan memberkati… Kita tidak boleh menunggu ada kesempatan besar atau mengharapkan kemampuan luar biasa sebelum bekerja untuk Tuhan. Kita juga tidak perlu memikirkan apa yang dunia pikirkan tentang kita. Jika kehidupan sehari-hari kita merupakan kesaksian atas kemurnian dan ketulusan iman kita, dan orang lain yakin bahwa kita memang rindu untuk dapat memberi manfaat bagi mereka, maka usaha kita tidak akan sia-sia… Murid Yesus yang paling rendah dan termiskin sekalipun bisa menjadi berkat bagi orang lain. Mereka mungkin tidak menyadari bahwa mereka sedang melakukan kebaikan tertentu, namun melalui pengaruh bawah sadar mereka, mereka dapat saja memulai gelombang berkat yang akan semakin meluas dan mendalam, dan hasil berkat yang mungkin tidak akan pernah mereka ketahui hingga hari pahala terakhir. Mereka tidak merasa atau mengetahui bahwa mereka sedang melakukan sesuatu yang hebat. Mereka tidak perlu melelahkan diri dengan kekhawatiran akan kesuksesan. Mereka hanya perlu maju dengan tenang, melakukan dengan setia pekerjaan yang diberikan dalam pemeliharaan Tuhan, dan hidup mereka tidak akan sia-sia. Jiwa mereka akan semakin bertumbuh menjadi serupa dengan Kristus; mereka adalah pekerja bersama Tuhan dalam kehidupan ini dan dengan demikian cocok untuk pekerjaan yang lebih tinggi dan kegembiraan yang tak terbayang di kehidupan yang akan datang. (SC 82-83).
MAZMUR 102
Doa minta tolong dan doa untuk Sion
1 Doa seorang sengsara, pada waktu ia lemah lesu dan mencurahkan pengaduhannya ke hadapan TUHAN. (102-2) TUHAN, dengarkanlah doaku, dan biarlah teriakku minta tolong sampai kepada-Mu. 2 (102-3) Janganlah sembunyikan wajah-Mu terhadap aku pada hari aku tersesak. Sendengkanlah telinga-Mu kepadaku; pada hari aku berseru, segeralah menjawab aku! 3 (102-4) Sebab hari-hariku habis seperti asap, tulang-tulangku membara seperti perapian. 4 (102-5) Hatiku terpukul dan layu seperti rumput, sehingga aku lupa makan rotiku. 5 (102-6) Oleh sebab keluhanku yang nyaring, aku tinggal tulang-belulang. 6 (102-7) Aku sudah menyerupai burung undan di padang gurun, sudah menjadi seperti burung ponggok pada reruntuhan. 7 (102-8) Aku tak bisa tidur dan sudah menjadi seperti burung terpencil di atas sotoh. 8 (102-9) Sepanjang hari aku dicela oleh musuh-musuhku, orang-orang yang mempermainkan aku menyumpah dengan menyebut namaku. 9 (102-10) Sebab aku makan abu seperti roti, dan mencampur minumanku dengan tangisan, 10 (102-11) oleh karena marah-Mu dan geram-Mu, sebab Engkau telah mengangkat aku dan melemparkan aku. 11 (102-12) Hari-hariku seperti bayang-bayang memanjang, dan aku sendiri layu seperti rumput. 12 (102-13) Tetapi Engkau, ya TUHAN, bersemayam untuk selama-lamanya, dan nama-Mu tetap turun-temurun. 13 (102-14) Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya. 14 (102-15) Sebab hamba-hamba-Mu sayang kepada batu-batunya, dan merasa kasihan akan debunya. 15 (102-16) Maka bangsa-bangsa menjadi takut akan nama TUHAN, dan semua raja bumi akan kemuliaan-Mu, 16 (102-17) bila TUHAN sudah membangun Sion, sudah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya, 17 (102-18) sudah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus, dan tidak memandang hina doa mereka. 18 (102-19) Biarlah hal ini dituliskan bagi angkatan yang kemudian, dan bangsa yang diciptakan nanti akan memuji-muji TUHAN, 19 (102-20) sebab Ia telah memandang dari ketinggian-Nya yang kudus, TUHAN memandang dari sorga ke bumi, 20 (102-21) untuk mendengar keluhan orang tahanan, untuk membebaskan orang-orang yang ditentukan mati dibunuh, 21 (102-22) supaya nama TUHAN diceritakan di Sion, dan Dia dipuji-puji di Yerusalem, 22 (102-23) apabila berkumpul bersama-sama bangsa-bangsa dan kerajaan-kerajaan untuk beribadah kepada TUHAN. 23 (102-24) Ia telah mematahkan kekuatanku di jalan, dan memperpendek umurku. 24 (102-25) Aku berkata: “Ya Allahku, janganlah mengambil aku pada pertengahan umurku! Tahun-tahun-Mu tetap turun-temurun!” 25 (102-26) Dahulu sudah Kauletakkan dasar bumi, dan langit adalah buatan tangan-Mu. 26 (102-27) Semuanya itu akan binasa, tetapi Engkau tetap ada, dan semuanya itu akan menjadi usang seperti pakaian, seperti jubah Engkau akan mengubah mereka, dan mereka berubah; 27 (102-28) tetapi Engkau tetap sama, dan tahun-tahun-Mu tidak berkesudahan. 28 (102-29) Anak hamba-hamba-Mu akan diam dengan tenteram, dan anak cucu mereka akan tetap ada di hadapan-Mu.
MAZMUR 103
Pujilah TUHAN, hai jiwaku!
1 Dari Daud. Pujilah TUHAN, hai jiwaku! Pujilah nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! 2 Pujilah TUHAN, hai jiwaku, dan janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! 3 Dia yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, 4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat, 5 Dia yang memuaskan hasratmu dengan kebaikan, sehingga masa mudamu menjadi baru seperti pada burung rajawali. 6 TUHAN menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang diperas. 7 Ia telah memperkenalkan jalan-jalan-Nya kepada Musa, perbuatan-perbuatan-kepada orang Israel. 8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia. 9 Tidak selalu Ia menuntut, dan tidak untuk selama-lamanya Ia mendendam. 10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita, 11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia; 12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita. 13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. 14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu. 15 Adapun manusia, hari-harinya seperti rumput, seperti bunga di padang demikianlah ia berbunga; 16 apabila angin melintasinya, maka tidak ada lagi ia, dan tempatnya tidak mengenalnya lagi. 17 Tetapi kasih setia TUHAN dari selama-lamanya sampai selama-lamanya atas orang-orang yang takut akan Dia, dan keadilan-Nya bagi anak cucu, 18 bagi orang-orang yang berpegang pada perjanjian-Nya dan yang ingat untuk melakukan titah-Nya. 19 TUHAN sudah menegakkan takhta-Nya di sorga dan kerajaan-Nya berkuasa atas segala sesuatu. 20 Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya. 21 Pujilah TUHAN, hai segala tentara-Nya, hai pejabat-pejabat-Nya yang melakukan kehendak-Nya. 22 Pujilah TUHAN, hai segala buatan-Nya, di segala tempat kekuasaan-Nya! Pujilah TUHAN, hai jiwaku!