Ayat Bacaan MAZMUR 120, 121
Hari Sabat yang dikuduskan oleh Pencipta dengan beristirahat pada hari itu dan memberkatinya, telah dipelihara oleh Adam di dalam keadaannya yang tidak berdosa di Taman Eden yang kudus; juga dipelihara oleh Adam setelah jatuh ke dalam dosa namun bertobat pada waktu ia diusir dari tempat kediamannya yang menyenangkan itu. Hari Sabat itu juga dipelihara oleh para Bapa, mulai dari Habel sampai kepada Nuh yang benar, sampai kepada Abraham, dan kepada Yakub. Pada waktu umat pilihan itu berada di perhambaan di Mesir, banyak yang tidak mengetahui lagi hukum Allah, karena mereka berada di tengah-tengah penyembahan berhala yang merajalela. Tetapi pada waktu Allah melepaskan Israel, Ia kembali mengumumkan hukum-Nya di dalam kebesarannya yang dahsyat kepada khalayak ramai yang berkumpul, agar mereka mengetahui kehendak-Nya, dan takut akan Dia dan menuruti-Nya selamanya… Sejak waktu itu hingga sekarang, pengetahuan akan hukum Allah telah terpelihara di dalam dunia ini, dan hari Sabat hukum yang keempat itu telah dipatuhi. Walaupun “manusia durhaka” (2 Tesalonika 2:3) berhasil menginjak-injak hari kudus Allah, bahkan pada masa kejayaan manusia durhaka itu pun masih ada orang-orang yang setia yang tetap menghormati hukum itu meski harus berada di tempat-tempat yang tersembunyi… pada setiap generasi ada saja orang-orang yang mempertahankan pemeliharaan hukum itu. Meskipun sering berada di tengah-tengah celaan dan penganiayaan, kesaksian yang terus-menerus telah dibawakan mengenai kekekalan hukum Allah, dan kewajiban suci atas Sabat yang telah ada sejak penciptaan itu. (GC 453.1, 2)
MAZMUR 120
Dikejar-kejar fitnah
1 Nyanyian ziarah. Dalam kesesakanku aku berseru kepada TUHAN dan Ia menjawab aku: 2 “Ya TUHAN, lepaskanlah aku dari pada bibir dusta, dari pada lidah penipu.” 3 Apakah yang diberikan kepadamu dan apakah yang ditambahkan kepadamu, hai lidah penipu? 4 Panah-panah yang tajam dari pahlawan dan bara kayu arar. 5 Celakalah aku, karena harus tinggal sebagai orang asing di Mesekh, karena harus diam di antara kemah-kemah Kedar! 6 Cukup lama aku tinggal bersama-sama dengan orang-orang yang membenci perdamaian. 7 Aku ini suka perdamaian, tetapi apabila aku berbicara, maka mereka menghendaki perang.
MAZMUR 121
TUHAN, Penjaga Israel
1 Nyanyian ziarah. Aku melayangkan mataku ke gunung-gunung; dari manakah akan datang pertolonganku? 2 Pertolonganku ialah dari TUHAN, yang menjadikan langit dan bumi. 3 Ia takkan membiarkan kakimu goyah, Penjagamu tidak akan terlelap. 4 Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel. 5 Tuhanlah Penjagamu, Tuhanlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. 6 Matahari tidak menyakiti engkau pada waktu siang, atau bulan pada waktu malam. 7 TUHAN akan menjaga engkau terhadap segala kecelakaan; Ia akan menjaga nyawamu. 8 TUHAN akan menjaga keluar masukmu, dari sekarang sampai selama-lamanya.