Renungan Pagi 26 Mei 2024

Ayat Bacaan MAZMUR 143

Biarkan jiwa ditarik keluar dan ke atas, agar Allah dapat memberi kita nafas atmosfer surgawi. Kita dapat tetap begitu dekat dengan Allah sehingga dalam tiap-tiap ujian, bahkan yang tidak terduga sekalipun, pikiran kita akan berpaling kepada-Nya secara alami seperti bunga senantiasa beralih ke matahari.
Serahkan segala keperluan kita, kegembiraan kita, kesedihan kita, persoalan hidup kita, dan ketakutan kita kepada Allah. Kita tidak akan membebani Dia; kita tidak akan melelahkan-Nya. Dia yang menghitung helai rambut kita tidak akan lalai dengan keperluan anak-anak-Nya. … Hati-Nya yang penuh kasih senantiasa tersentuh oleh kesedihan kita dan bahkan oleh tiap perkataan kita… Bawa kepada-Nya segala sesuatu yang membingungkan pikiran kita. Tidak ada yang terlalu besar bagi-Nya untuk ditanggung, karena Dia-lah yang menopang bumi, dan yang memerintah segala urusan alam semesta. Tidak ada yang dengan cara apa pun yang menyangkut kedamaian kita terlalu kecil untuk diperhatikan-Nya. Tidak ada satupun bagian dalam pengalaman kita yang terlalu gelap untuk dibaca-Nya; Tidak ada kebingungan apapun yang terlalu sulit untuk diuraikan-Nya. Tidak ada malapetaka yang bisa menimpa anak-anak-Nya yang paling lemah sekalipun, dan tidak ada kecemasan yang mengganggu jiwa, kegembiraan yang menyenangkan, dan doa yang tulus, yang Bapa Surgawi kita tidak ketahui, atau yang tidak langsung diperhatikan-Nya. … Hubungan antara Allah dan tiap-tiap jiwa sama istimewa dan penuhnya seolah-olah tidak ada jiwa lain di bumi ini untuk berbagi kepedulian dan penjagaan-Nya, dan tidak satu jiwa pun yang Dia kecualikan dari pemberian Anak-Nya yang dikasihi-Nya.
(HB 150).

MAZMUR 143

Doa minta pertolongan dan pengajaran

1 Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! 2 Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup tidak seorangpun yang benar di hadapan-Mu. 3 Sebab musuh telah mengejar aku dan mencampakkan nyawaku ke tanah, menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati. 4 Semangatku lemah lesu dalam diriku, hatiku tertegun dalam tubuhku. 5 Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu. 6 Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela 7 Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur. 8 Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku. 9 Lepaskanlah aku dari pada musuh-musuhku, ya TUHAN, pada-Mulah aku berteduh! 10 Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata! 11 Hidupkanlah aku oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, keluarkanlah jiwaku dari dalam kesesakan demi keadilan-Mu! 12 Binasakanlah musuh-musuhku demi kasih setia-Mu, dan lenyapkanlah semua orang yang mendesak aku, sebab aku ini hamba-Mu!

Leave a comment