Ayat Bacaan MAZMUR 143
Biarkan jiwa ditarik keluar dan ke atas, agar Allah dapat memberi kita nafas atmosfer surgawi. Kita dapat tetap begitu dekat dengan Allah sehingga dalam tiap-tiap ujian, bahkan yang tidak terduga sekalipun, pikiran kita akan berpaling kepada-Nya secara alami seperti bunga senantiasa beralih ke matahari.
Serahkan segala keperluan kita, kegembiraan kita, kesedihan kita, persoalan hidup kita, dan ketakutan kita kepada Allah. Kita tidak akan membebani Dia; kita tidak akan melelahkan-Nya. Dia yang menghitung helai rambut kita tidak akan lalai dengan keperluan anak-anak-Nya. … Hati-Nya yang penuh kasih senantiasa tersentuh oleh kesedihan kita dan bahkan oleh tiap perkataan kita… Bawa kepada-Nya segala sesuatu yang membingungkan pikiran kita. Tidak ada yang terlalu besar bagi-Nya untuk ditanggung, karena Dia-lah yang menopang bumi, dan yang memerintah segala urusan alam semesta. Tidak ada yang dengan cara apa pun yang menyangkut kedamaian kita terlalu kecil untuk diperhatikan-Nya. Tidak ada satupun bagian dalam pengalaman kita yang terlalu gelap untuk dibaca-Nya; Tidak ada kebingungan apapun yang terlalu sulit untuk diuraikan-Nya. Tidak ada malapetaka yang bisa menimpa anak-anak-Nya yang paling lemah sekalipun, dan tidak ada kecemasan yang mengganggu jiwa, kegembiraan yang menyenangkan, dan doa yang tulus, yang Bapa Surgawi kita tidak ketahui, atau yang tidak langsung diperhatikan-Nya. … Hubungan antara Allah dan tiap-tiap jiwa sama istimewa dan penuhnya seolah-olah tidak ada jiwa lain di bumi ini untuk berbagi kepedulian dan penjagaan-Nya, dan tidak satu jiwa pun yang Dia kecualikan dari pemberian Anak-Nya yang dikasihi-Nya. (HB 150).
MAZMUR 143
Doa minta pertolongan dan pengajaran
1 Mazmur Daud. Ya TUHAN, dengarkanlah doaku, berilah telinga kepada permohonanku! Jawablah aku dalam kesetiaan-Mu, demi keadilan-Mu! 2 Janganlah beperkara dengan hamba-Mu ini, sebab di antara yang hidup tidak seorangpun yang benar di hadapan-Mu. 3 Sebab musuh telah mengejar aku dan mencampakkan nyawaku ke tanah, menempatkan aku di dalam gelap seperti orang yang sudah lama mati. 4 Semangatku lemah lesu dalam diriku, hatiku tertegun dalam tubuhku. 5 Aku teringat kepada hari-hari dahulu kala, aku merenungkan segala pekerjaan-Mu, aku memikirkan perbuatan tangan-Mu. 6 Aku menadahkan tanganku kepada-Mu, jiwaku haus kepada-Mu seperti tanah yang tandus. Sela 7 Jawablah aku dengan segera, ya TUHAN, sudah habis semangatku! Jangan sembunyikan wajah-Mu terhadap aku, sehingga aku seperti mereka yang turun ke liang kubur. 8 Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku. 9 Lepaskanlah aku dari pada musuh-musuhku, ya TUHAN, pada-Mulah aku berteduh! 10 Ajarlah aku melakukan kehendak-Mu, sebab Engkaulah Allahku! Kiranya Roh-Mu yang baik itu menuntun aku di tanah yang rata! 11 Hidupkanlah aku oleh karena nama-Mu, ya TUHAN, keluarkanlah jiwaku dari dalam kesesakan demi keadilan-Mu! 12 Binasakanlah musuh-musuhku demi kasih setia-Mu, dan lenyapkanlah semua orang yang mendesak aku, sebab aku ini hamba-Mu!