Renungan Pagi 5 Juni 2024

Ayat Bacaan AMSAL 14, 15

Allah dapat bekerja paling efektif melalui orang-orang yang paling menyadari kekurangan mereka sendiri, dan yang mau mengandalkan-Nya sebagai pemimpin dan sumber kekuatan mereka. Dia akan membuat mereka kuat dengan menyatukan kelemahan mereka dengan kekuatan-Nya, dan menjadikan mereka bijak dengan menghubungkan ketidaktahuan mereka dengan hikmat-Nya.
Jika mereka menghargai kerendahan hati yang sejati, maka Allah dapat berbuat lebih banyak lagi bagi umat-Nya; tetapi hanya sedikit orang yang dapat dipercaya dengan tanggung jawab atau keberhasilan yang besar tanpa menjadi percaya diri dan melupakan ketergantungan mereka kepada Allah. Inilah sebabnya, dalam memilih alat untuk pekerjaan-Nya, Allah acapkali melewati orang-orang yang dihormati dunia sebagai orang yang hebat, berbakat, dan cemerlang. Mereka terlalu sering menjadi sombong dan merasa diri cukup. Mereka merasa kompeten untuk bertindak tanpa nasihat dari Allah.
Sistem yang paling lengkap sekalipun yang pernah dirancang manusia, bila terlepas dari kuasa dan hikmat Allah, akan terbukti gagal, sementara, metode yang paling tidak menjanjikan sekalipun, akan berhasil bilamana ditetapkan secara ilahi dan dijalankan dengan kerendahan hati dan iman. Kepercayaan kepada Allah dan ketaatan pada kehendak-Nya adalah hal penting bagi orang Kristen
… (PP 553, 554).

AMSAL 14

1 Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya, tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri. 2 Siapa berjalan dengan jujur, takut akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia. 3 Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya. 4 Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil. 5 Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta. 6 Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh. 7 Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya. 8 Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya. 9 Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan. 10 Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya. 11 Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar. 12 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut. 13 Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan. 14 Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya. 15 Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya. 16 Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman. 17 Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar. 18 Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan. 19 Orang jahat tunduk di dekat orang baik, orang fasik di depan pintu gerbang orang benar. 20 Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak. 21 Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. 22 Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia. 23 Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja. 24 Mahkota orang bijak adalah kepintarannya; tajuk orang bebal adalah kebodohannya. 25 Saksi yang setia menyelamatkan hidup, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan adalah pengkhianat. 26 Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya. 27 Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut. 28 Dalam besarnya jumlah rakyat terletak kemegahan raja, tetapi tanpa rakyat runtuhlah pemerintah. 29 Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan. 30 Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang. 31 Siapa menindas orang yang lemah, menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia. 32 Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya. 33 Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal. 34 Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa. 35 Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu.

AMSAL 15

1 Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah. 2 Lidah orang bijak mengeluarkan pengetahuan, tetapi mulut orang bebal mencurahkan kebodohan. 3 Mata TUHAN ada di segala tempat, mengawasi orang jahat dan orang baik. 4 Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati. 5 Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa mengindahkan teguran adalah bijak. 6 Di rumah orang benar ada banyak harta benda, tetapi penghasilan orang fasik membawa kerusakan. 7 Bibir orang bijak menaburkan pengetahuan, tetapi hati orang bebal tidak jujur. 8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya. 9 Jalan orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi siapa mengejar kebenaran, dikasihi-Nya. 10 Didikan yang keras adalah bagi orang yang meninggalkan jalan yang benar, dan siapa benci kepada teguran akan mati. 11 Dunia orang mati dan kebinasaan terbuka di hadapan TUHAN, lebih-lebih hati anak manusia! 12 Si pencemooh tidak suka ditegur orang; ia tidak mau pergi kepada orang bijak. 13 Hati yang gembira membuat muka berseri-seri, tetapi kepedihan hati mematahkan semangat. 14 Hati orang berpengertian mencari pengetahuan, tetapi mulut orang bebal sibuk dengan kebodohan. 15 Hari orang berkesusahan buruk semuanya, tetapi orang yang gembira hatinya selalu berpesta. 16 Lebih baik sedikit barang dengan disertai takut akan TUHAN dari pada banyak harta dengan disertai kecemasan. 17 Lebih baik sepiring sayur dengan kasih dari pada lembu tambun dengan kebencian. 18 Si pemarah membangkitkan pertengkaran, tetapi orang yang sabar memadamkan perbantahan. 19 Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata. 20 Anak yang bijak menggembirakan ayahnya, tetapi orang yang bebal menghina ibunya. 21 Kebodohan adalah kesukaan bagi yang tidak berakal budi, tetapi orang yang pandai berjalan lurus. 22 Rancangan gagal kalau tidak ada pertimbangan, tetapi terlaksana kalau penasihat banyak. 23 Seseorang bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan yang tepat pada waktunya! 24 Jalan kehidupan orang berakal budi menuju ke atas, supaya ia menjauhi dunia orang mati di bawah. 25 Rumah orang congkak dirombak TUHAN, tetapi batas tanah seorang janda dijadikan-Nya tetap. 26 Rancangan orang jahat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi perkataan yang ramah itu suci. 27 Siapa loba akan keuntungan gelap, mengacaukan rumah tangganya, tetapi siapa membenci suap akan hidup. 28 Hati orang benar menimbang-nimbang jawabannya, tetapi mulut orang fasik mencurahkan hal-hal yang jahat. 29 TUHAN itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengar-Nya. 30 Mata yang bersinar-sinar menyukakan hati, dan kabar yang baik menyegarkan tulang. 31 Orang yang mengarahkan telinga kepada teguran yang membawa kepada kehidupan akan tinggal di tengah-tengah orang bijak. 32 Siapa mengabaikan didikan membuang dirinya sendiri, tetapi siapa mendengarkan teguran, memperoleh akal budi. 33 Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan.

Leave a comment