Renungan Pagi 25 Januari 2025

SUPAYA MEREKA MENJADI SATU; SAMA SEPERTI KITA ADALAH SATU

Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, supaya mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku. Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku, supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.” [Yohanes 17:20-23.].

“Sungguh pernyataan yang luar biasa! Kesatuan yang ada di antara Kristus dan murid-murid-Nya tidak menghancurkan kepribadian keduanya. Dalam pikiran, tujuan, dan tabiat, mereka adalah satu, tetapi tidak secara pribadi. Dengan mengambil bagian dalam Roh Allah, dan menyesuaikan diri dengan hukum Allah, manusia menjadi pengambil bagian dalam kodrat ilahi. Kristus membawa murid-murid-Nya ke dalam persatuan yang hidup dengan Diri-Nya dan dengan Bapa. Melalui karya Roh Kudus atas pikiran manusia, manusia disempurnakan di dalam Kristus Yesus. Kesatuan dengan Kristus membangun ikatan persatuan dengan satu sama lain. Kesatuan ini adalah bukti yang paling meyakinkan bagi dunia tentang keagungan dan kebajikan Kristus dan tentang kuasa-Nya untuk menghapus dosa. 18LtMs, Ms 111, 1903, par. 8-9.

“Sebagaimana kesatuan antara Kristus dan Bapa-Nya, demikian pula kesatuan para pengikut-Nya dengan Kristus. Mereka dijadikan bagian dari kodrat ilahi, yang dengannya mereka terluput dari kerusakan yang ada di dunia akibat hawa nafsu. Barangsiapa yang bersatu dengan Kristus dengan demikian akan berdamai juga dengan satu sama lain, dan membicarakan hal-hal yang sama dalam kasih. Bukankah memang ini yang harus kita miliki, masing-masing dari kita secara individu, jika kita telah menjadi kaya di hadapan Allah, dan jika kita menjadi satu dengan Yesus Kristus, satu dengan Bapa, dan satu dengan yang lain, berbicara hal yang sama dalam kesatuan? Sebagaimana Bapa dan Anak bersatu, demikian pula setiap anak Allah yang percaya, dengan sifat ilahi yang terbentuk pada diri mereka, maka mereka akan terhindar dari segala kerusakan yang ada di dunia akibat hawa nafsu. 19LtMs, Ms 156, 1904, par. 2.

THAT THEY MAY BE ONE; AS WE ARE ONE

“Neither pray I for these alone, but for them also which shall believe on Me through their word; that they all may be one; as Thou, Father, art in Me, and I in Thee, that they also may be one in Us: that the world may believe that Thou hast sent Me. And the glory which Thou gavest Me I have given them; that they may be one, even as We are one: I in them, and Thou in Me, that they may be made perfect in one: and that the world may know that Thou hast sent Me, and hast loved them, as Thou hast loved Me.” [John 17:20-23.]
“What a wonderful statement! The unity that exists between Christ and His disciples does not destroy the personality of either. In mind, in purpose, in character, they are one, but not in person. By partaking of the Spirit of God, conforming to the law of God, man becomes a partaker of the divine nature. Christ brings His disciples into a living union with Himself and with the Father. Through the working of the Holy Spirit upon the human mind, man is made complete in Christ Jesus. Unity with Christ establishes a bond of unity with one another. This unity is the most convincing proof to the world of the majesty and virtue of Christ and of His power to take away sin.” 18LtMs, Ms 111, 1903, par. 8 – 18LtMs, Ms 111, 1903, par. 9.

“As the unity between Christ and His Father, so may be the unity of His followers with Christ. They are made partakers of the divine nature, whereby they escape the corruption that is in the world through lust. Those who are thus united with Christ will be at peace, one with another, speaking the same things in love. Is not that what we, every one of us individually, must have if we become rich toward God, if we become one with Jesus Christ, one with the Father, and one with one another, speaking the same thing in unity? As the Father and Son are united, so may be every believing child of God, with the fashioning nature of the divine upon them, they escape all the corruptions that are in the world through lust.” 19LtMs, Ms 156, 1904, par. 2.
***