DI JALAN MENUJU KESELAMATAN
“Sebab TUHAN berkenan kepada umat-Nya, Ia memahkotai orang-orang yang rendah hati dengan keselamatan.” Mazmur 149:4.
“Kelemahlembutan (sifat hati penurut / rendah hati) adalah perhiasan batiniah, yang dinilai Allah sebagai sesuatu yang sangat berharga. Rasul Paulus berbicara tentang hal ini sebagai sesuatu yang lebih unggul dan berharga daripada emas atau mutiara atau perhiasan mahal. Sementara perhiasan lahiriah hanya memperindah tubuh yang fana, perhiasan kelemahlembutan menghiasi jiwa dan menghubungkan manusia yang terbatas dengan Allah yang tak terbatas. Ini adalah perhiasan pilihan Allah sendiri… Para malaikat surga akan mencatat sebagai perhiasan terbaik bagi barangsiapa yang mengenakan Tuhan Yesus Kristus dan berjalan bersama-Nya dalam kelemahlembutan dan kerendahan hati.” SL 16.2.
“Dalam pekerjaan untuk saat ini, bukan uang atau bakat atau pengetahuan atau kefasihan yang dibutuhkan, melainkan iman yang dikaruniai dengan kerendahan hati. Tidak ada pertentangan yang dapat menang terhadap kebenaran yang disajikan dalam iman dan kerendahan hati, oleh para pekerja yang dengan rela menanggung kerja keras dan pengorbanan serta celaan demi Sang Guru. Kita harus menjadi rekan sekerja Kristus jika kita ingin melihat usaha kita dimahkotai dengan keberhasilan….” —MS 24, 1903. 1SM 118 – 1SM 118.2.
ON THE WAY INTO SALVATION
“For the LORD taketh pleasure in his people: he will beautify the meek with salvation.” Psalms 149:4.
“Meekness is the inward adorning, which God estimates as of great price. The apostle speaks of this as more excellent and valuable than gold or pearls or costly array. While the outward adorning beautifies only the mortal body, the ornament of meekness adorns the soul and connects finite man with the infinite God. This is the ornament of God’s own choice… Angels of heaven will register as best adorned those who put on the Lord Jesus Christ and walk with Him in meekness and lowliness of mind.” SL 16.2.
“In the work for this time, it is not money or talent or learning or eloquence that are needed so much as faith graced with humility. No opposition can prevail against truth presented in faith and humility, by workers who willingly bear toil and sacrifice and reproach for the Master’s sake. We must be co-workers with Christ if we would see our efforts crowned with success….” —Manuscript 24, 1903. 1SM 118 – 1SM 118.2.