KEAMANAN DAN KETENTERAMAN DALAM PENGHARAPAN
“Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram.” Ayub 11:18.
“Sekaranglah saatnya bagimu untuk mengamankan pengharapan di dalam Yesus Kristus, untuk menjadi kaya dalam pekerjaan baik dan menyimpan bagi dirimu sendiri dasar yang baik untuk waktu yang akan datang agar engkau dapat memperoleh hidup yang kekal.” 2LtMs, Lt 59, 1874, par. 18.
“Harapan dan keberanian sangat penting untuk pelayanan yang sempurna bagi Allah. Ini adalah buah iman. Keputusasaan adalah dosa dan tidak masuk akal. Allah mampu dan bersedia “lebih berlimpah (meyakinkan)” (Ibrani 6:17) untuk menganugerahkan kepada hamba-hamba-Nya kekuatan yang mereka butuhkan untuk ujian dan pencobaan. Rencana musuh-musuh pekerjaan-Nya mungkin tampak disusun dengan baik dan ditetapkan dengan kokoh, tetapi Allah dapat menggulingkan yang terkuat sekalipun dari mereka. Dan ini Dia lakukan pada waktu dan cara-Nya sendiri, ketika Dia melihat bahwa iman hamba-hamba-Nya telah cukup diuji.” PK 164.3.
“Semua orang yang bergantung kepada-Nya akan merasa aman sepenuhnya.” DA 598.2.
“And thou shalt be secure, because there is hope; yea, thou shalt dig about thee, and thou shalt take thy rest in safety.” Job 11:18
“Now is your time to secure a hope in Jesus Christ, to be rich in good works and lay up for yourselves a good foundation against the time to come that you may lay hold on eternal life.” 2LtMs, Lt 59, 1874, par. 18.
“Hope and courage are essential to perfect service for God. These are the fruit of faith. Despondency is sinful and unreasonable. God is able and willing “more abundantly” (Hebrews 6:17) to bestow upon His servants the strength they need for test and trial. The plans of the enemies of His work may seem to be well laid and firmly established, but God can overthrow the strongest of these. And this He does in His own time and way, when He sees that the faith of His servants has been sufficiently tested.” PK 164.3.
“All who make Him their dependence rest in perfect security.” DA 598.2.