MENJADI BAIT SUCI BAGI ALLAH
“Apakah hubungan bait Allah dengan berhala? Karena kita adalah bait dari Allah yang hidup menurut firman Allah ini: “Aku akan diam bersama-sama dengan mereka dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.” 2 Korintus 6:16.
“Jika engkau memiliki berhala, maka biarkan Yesus, biarkan iman, masuk. Yang kita rindukan adalah adanya pekerjaan yang lebih mendalam di hati kita.” 4LtMs, Ms 2, 1885, par. 21.
“Apakah kita memang orang Kristen dalam perbuatan dan kebenaran, atau apakah kita hanya sekedar Kristen dalam nama saja? Orang Kristen akan terus bertumbuh, menjadi bait suci bagi Allah. …[2 Korintus 6:16.] Ini melambangkan pertumbuhan yang terus-menerus dalam tabiat Kristen, pertumbuhan dalam pikiran rohani.” 7LtMs, Lt 15, 1892, par. 22.
“Kehendak si penggoda tidak boleh dianggap sebagai alasan untuk satu tindakan yang salah. Setan bersukacita ketika mendengar para pengikut Kristus yang mengaku membuat alasan untuk keburukan tabiat mereka. Alasan-alasan inilah yang menuntun kepada dosa. Tidak ada alasan untuk berbuat dosa. Watak yang kudus, yakni kehidupan yang seperti Kristus, dapat diakses oleh setiap anak Allah yang bertobat dan percaya.”
“Cita-cita tabiat Kristen adalah keserupaan dengan Kristus. Sebagaimana Anak Manusia sempurna dalam hidup-Nya, demikian pula para pengikut-Nya harus sempurna dalam hidup mereka. Yesus dalam segala hal dijadikan seperti saudara-saudara-Nya. Ia menjadi manusia, sama seperti kita. Ia lapar, haus, dan lelah. Ia ditopang oleh makanan dan disegarkan oleh tidur. Ia berbagi nasib manusia; namun Ia adalah Anak Allah yang tidak bercela. Ia adalah Allah dalam rupa manusia. Tabiat-Nya harus menjadi milik kita. Allah telah berfirman tentang barangsiapa yang percaya kepada-Nya, “Aku akan diam di dalam mereka dan hidup di dalam mereka; dan Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.” 2 Korintus 6:16. – DA 311.3-4.
“And what agreement hath the temple of God with idols? for ye are the temple of the living God; as God hath said, I will dwell in them, and walk in them; and I will be their God, and they shall be my people.” 2 Corinthians 6:16.
“If you have idols, let Jesus, let faith come in. What we want is a deeper work in our hearts.” 4LtMs, Ms 2, 1885, par. 21.
“Are we Christians in deed and in truth, or are we such in name only? Christians are growing up, a holy temple unto the Lord. But “what agreement hath the temple of God with idols? For ye are the temple of the living God; as God hath said, I will dwell in them, and walk in them; and I will be their God, and they shall be my people.” [2 Corinthians 6:16.] This represents a constant growth in Christian character, growth in spiritual mindedness.” 7LtMs, Lt 15, 1892, par. 22.
“The tempter’s agency is not to be accounted an excuse for one wrong act. Satan is jubilant when he hears the professed followers of Christ making excuses for their deformity of character. It is these excuses that lead to sin. There is no excuse for sinning. A holy temper, a Christlike life, is accessible to every repenting, believing child of God.”
“The ideal of Christian character is Christlikeness. As the Son of man was perfect in His life, so His followers are to be perfect in their life. Jesus was in all things made like unto His brethren. He became flesh, even as we are. He was hungry and thirsty and weary. He was sustained by food and refreshed by sleep. He shared the lot of man; yet He was the blameless Son of God. He was God in the flesh. His character is to be ours. The Lord says of those who believe in Him, “I will dwell in them, and walk in them; and I will be their God, and they shall be My people.” 2 Corinthians 6:16.” – DA 311.3-4.
***