TANGGUNG JAWAB KITA
“Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.” Efesus 2:10.
“Kita bertanggung jawab kepada Allah atas segala kebaikan yang dapat kita lakukan. Kita harus mendorongkan rasa syukur, pujian, dan ucapan syukur, dan tidak membiarkan pikiran kita menjadi bengkel Setan untuk menciptakan pertikaian dan perselisihan; karena ini adalah dasar dari begitu banyak kelemahan dan penyebab begitu sedikit pekerjaan Roh Allah yang nyata dan sejati di jemaat-jemaat kita. Allah mengundang kita untuk memandang kepada-Nya, untuk percaya kepada-Nya, untuk berjalan dengan-Nya, untuk berbicara dengan-Nya, untuk mengikuti langkah-Nya. Maka tugas akan menjadi jelas di hadapan kita. Allah dapat menggunakan hati yang murni, tidak egois, dan kudus untuk kemuliaan nama-Nya sendiri.” 13LtMs, Lt 94, 1898, par. 8.
“Harus ada lebih banyak lagi tentang Kristus, dan segalanya tentang Kristus, dan tidak boleh ada keegoisan. Maka akan ada kesabaran, ketabahan, kelemahlembutan, dan kasih bagi satu sama lain.” 13LtMs, Lt 94, 1898, par. 9.
“For we are his workmanship, created in Christ Jesus unto good works, which God hath before ordained that we should walk in them.” Ephesians 2:10.
“We are responsible to God for all the good we can do. We are to encourage gratitude, praise, and thanksgiving, not allowing our minds to become Satan’s workshop to create dissension and strife; for this is the foundation of so much weakness and so little of the real, genuine working of the Spirit of God in our churches. The Lord invites us to look to Him, to trust in Him, to walk with Him, to talk with Him, to keep step with Him. Then duty will be clear before us. The Lord can use pure, unselfish, holy hearts to His own name’s glory.” 13LtMs, Lt 94, 1898, par. 8.
“There must be more of Christ, all of Christ, and none of self. Then there will be patience, longsuffering, gentleness, and love for one another.” 13LtMs, Lt 94, 1898, par. 9.
***