BAHAYA PERSUNGUTAN YANG MENGHALANGI KETAATAN PADA-NYA
“Berapa lama lagi umat yang jahat ini akan bersungut-sungut kepada-Ku? Segala sesuatu yang disungut-sungutkan orang Israel kepada-Ku telah Kudengar.” Bilangan 14:27 (TB)
“Apa pun penderitaan atau pencobaan yang harus engkau tanggung, jangan biarkan sepatah kata pun gerutuan atau persungutan keluar dari bibirmu. Renungkanlah bahwa Yang Mulia Surgawi telah menanggung jauh lebih banyak demi engkau daripada yang mungkin engkau tanggung. Dia telah menebusmu dengan belas kasihan-Nya yang tak terbatas, dengan darah-Nya, penderitaan-Nya, dan kematian-Nya. Ketika Sang Guru memanggilmu, “Pergilah bekerja hari ini di kebun anggur-Ku,” jangan biarkan keinginan egois, ambisi atau proyek duniawi, menghalangimu dari ketaatan yang spontan, penuh sukacita, dan sungguh-sungguh ataupun tanpa syarat. Kehidupan seorang pelayan Injil seharusnya menjadi perwakilan yang hidup dari kehidupan Kristus. Kekristenan yang terwujud dalam kehidupan dan tabiat, yang terpancar dalam keindahan ilahi dari wajah, dan dari setiap perbuatan, adalah kekuatan yang akan menarik orang berdosa kepada Sang Juruselamat, dan menghilangkan bayangan suram keragu-raguan dan ketidakpercayaan. Kemerosotan ataupun korupsi yang terjadi dalam pelayanan telah menjadikan ribuan orang menjadi kafir. Ketika orang-orang melihat keegoisan dan dosa para pengajar yang mengaku menganut Kekristenan, maka mereka cenderung menjadi kehilangan kepercayaan kepada Kekristenan.” RH 8 Agustus 1878, Pasal A, par. 14.
“How long shall I bear with this evil congregation, which murmur against me? I have heard the murmurings of the children of Israel, which they murmur against me.” Numbers 14:27 (KJV)
“Whatever sufferings or trials you may be called upon to bear, you should not permit a breath of murmuring to escape your lips. You should reflect that the Majesty of Heaven endured far more for your sake than it is possible for you to be required to bear. He has redeemed you by his boundless mercy, by his blood, and agonies, and death. When the Master calls you, “Go work today in my vineyard,” let no selfish desire, no worldly ambition or projects, deter you from instant, cheerful, and unqualified obedience. The life of the gospel minister should be a living representation of the life of Christ. The Christianity that is manifested in the life and character, that beams out in divine loveliness from the countenance, and from every action, is a power that will attract sinners to the Saviour, and dispel the dreary shades of doubting and distrust. The corruptions existing in the ministry have made thousands of infidels. When men see the selfishness and sin of the professed teachers of Christianity, they are apt to lose confidence in Christianity itself.” RH August 8, 1878, Art. A, par. 14.***