IA SEDANG MENILAI TABIAT YANG KITA BENTUK
“Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya, yaitu hidup kekal kepada mereka yang dengan tekun berbuat baik, mencari kemuliaan, kehormatan dan ketidakbinasaan, tetapi murka dan geram kepada mereka yang mencari kepentingan sendiri, yang tidak taat kepada kebenaran, melainkan taat kepada kelaliman.” Roma 2:6-8.
“Allah tidak akan memperlakukan manusia berdasarkan kedudukan, harta, atau warna kulit mereka, melainkan menilainya berdasarkan tabiat yang telah mereka bentuk. Demikianlah nasib setiap orang akan ditentukan.” RH 25 Juni 1901, par. 16.
“Kepentingan kekalmu bergantung pada jalan yang kau tempuh sekarang. Jika engkau mau memperoleh hidup kekal, maka engkau harus hidup untuknya dan menyangkal diri. Keluarlah dari dunia, dan pisahkan dirimu. Hidupmu harus ditandai dengan ketenangan, kewaspadaan, dan doa. Para malaikat sedang mengamati perkembangan tabiat dan sedang menimbang nilai moral. Semua perkataan dan perbuatan kita sedang ditinjau di hadapan Allah. Ini adalah masa yang sakral dan yang menentukan. Harapan akan hidup kekal tidak boleh diputuskan berdasarkan pada alasan-alasan sepele; itu harus diputuskan antara Allah dan jiwamu sendiri. Beberapa orang akan bersandar pada penilaian dan pengalaman orang lain daripada bersusah payah memeriksa hati mereka sendiri, dan akan menjalani hidup selama berbulan-bulan dan bertahun-tahun tanpa kesaksian dari Roh Allah, atau bukti penerimaan mereka. Mereka menipu diri mereka sendiri. Mereka memiliki harapan yang tampak, tetapi tidak memiliki kualifikasi yang penting sebagai seorang Kristen. Pertama-tama harus ada usaha hati yang saksama, barulah perilaku mereka akan menunjukkan tabiat yang luhur dan mulia yang menandai para pengikut Kristus yang sejati. Dibutuhkan usaha dan keberanian moral untuk menghidupkan iman kita.” 1T 242.2.
“Who will render to every man according to his deeds: To them who by patient continuance in well doing seek for glory and honour and immortality, eternal life: But unto them that are contentious, and do not obey the truth, but obey unrighteousness, indignation and wrath,” Romans 2:6-8 (KJV).
“God will not treat men according to the position they occupy, according to their possessions, or their color, but according to the character they have formed. Thus will be decided the case of each one.” RH June 25, 1901, par. 16.
“Your eternal interest depends upon the course you now pursue. If you obtain eternal life, you must live for it and deny self. Come out from the world, and be separate. Your life must be marked with sobriety, watchfulness, and prayer. Angels are watching the development of character and weighing moral worth. All our words and acts are passing in review before God. It is a fearful, solemn time. The hope of eternal life is not to be taken up upon slight grounds; it must be settled between God and your own soul. Some will lean upon others’ judgment and experience rather than be at the trouble of a close examination of their own hearts, and will pass along for months and years with no witness of the Spirit of God, or evidence of their acceptance. They deceive themselves. They have a supposed hope, but lack the essential qualifications of a Christian. First there must be a thorough heart work, then their manners will take that elevated, noble character which marks the true followers of Christ. It requires effort and moral courage to live out our faith.” 1T 242.2.