Ayat Bacaan 1 SAMUEL 14 “Datanglah kemari dan ikutlah Aku.” (Matius 19:17). Untuk apa? Supaya di dalam Kristus dia bisa menjadi ciptaan baru; bahwa, meskipun dia sendiri telah gagal memenuhi kebenaran Allah, namun dalam Kristus, dia dimungkinkan mencapai hal itu; singkatnya, agar ia dapat dimampukan untuk menaati hukum… Jadi masih tetap menjadi fakta bahwa takutContinue reading “Renungan Pagi 30 Maret 2024”
Tag Archives: daily devotional
Renungan Petang 29 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 12, 13 Ketika kita berbicara tentang iman, ada perbedaan yang harus diingat. Ada jenis kepercayaan yang sepenuhnya berbeda dari iman (namun sering disalahartikan sebagai iman). Keberadaan dan kuasa Allah, kebenaran firman-Nya, adalah fakta yang bahkan Setan dan pengikutnya pun tidak dapat menyangkalnya. Alkitab menyatakan bahwa “setan pun juga percaya akan halContinue reading “Renungan Petang 29 Maret 2024”
Renungan Pagi 29 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 11 Jadi, tidak ada sesuatu pun dalam diri kita yang dapat kita banggakan. Kita tidak mempunyai dasar untuk meninggikan diri sendiri. Satu-satunya dasar pengharapan kita adalah kebenaran Kristus yang diberikan kepada kita, dan kebenaran yang dikerjakan oleh Roh-Nya yang bekerja di dalam kita dan melalui kita… Lalu, maukah kita menyimpulkan bahwaContinue reading “Renungan Pagi 29 Maret 2024”
Renungan Petang 28 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 9, 10 “Lebih dari itu, Kristus hendak mengubahkan hati kita. Dia mau tinggal di hati kita karena iman. Kita harus memelihara hubungan dengan Kristus ini melalui iman dan penyerahan kehendak kita secara terus-menerus kepada-Nya; dan selama kita melakukan hal ini, maka Dia akan mengerjakan di dalam kita kemauan dan perbuatan sesuaiContinue reading “Renungan Petang 28 Maret 2024”
Renungan Pagi 28 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 8 “Adalah mungkin bagi Adam, sebelum kejatuhannya, untuk membentuk tabiat yang benar melalui ketaatan pada hukum Allah. Namun dia gagal melakukan hal ini, dan karena dosanya, sifat kita menjadi jatuh, dan kita tidak dapat menjadikan diri kita benar dengan kekuatan kita sendiri. Karena kita berdosa dan tidak suci, kita tidak dapatContinue reading “Renungan Pagi 28 Maret 2024”
Renungan Petang 27 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 6, 7 “Jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup,” tambah-Nya, “turutilah segala perintah Allah.” (Matius 19:17). Tabiat Allah dinyatakan dalam hukum-Nya, dan supaya kita berada dalam keselarasan dengan Allah, maka asas-asas hukum-Nya harus menjadi sumber segala perbuatan kita… Kristus tidak mengurangkan tuntutan hukum ini. Dengan bahasa yang jelas Ia mengemukakan penurutan kepadaContinue reading “Renungan Petang 27 Maret 2024”
Renungan Pagi 27 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 4, 5 “Syarat kehidupan kekal itu adalah sama, sekarang ini dengan yang dahulu— ketika semasih di Taman Eden sebelum kejatuhan leluhur kita ke dalam dosa — yaitu penurutan yang sempurna kepada hukum Allah, yang adalah kebenaran yang sempurna. Jika kehidupan kekal diberikan dengan syarat yang kurang daripada syarat ini, maka kebahagiaanContinue reading “Renungan Pagi 27 Maret 2024”
Renungan Petang 26 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 2, 3 Alkitab mengatakan, “Dengan demikian kita tahu, bahwa kita mengenal Dia, yaitu jikalau kita menuruti perintah-perintah-Nya…. Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup.” 1 Yohanes 2:3-6. “Karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.”Continue reading “Renungan Petang 26 Maret 2024”
Renungan Pagi 26 Maret 2024
Ayat Bacaan 1 SAMUEL 1 Apa yang dianggap iman kepada Kristus namun yang mengaku melepaskan manusia dari kewajiban penurutan kepada Allah, bukanlah iman, melainkan kelancangan. “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman.” Namun “iman, jika tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.” Efesus 2:8; Yakobus 2:17. Yesus menyatakan tentang diri-Nya sendiriContinue reading “Renungan Pagi 26 Maret 2024”
Renungan Petang 25 Maret 2024
Ayat Bacaan RUT 3, 4 “Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.” Ibrani 4:12. “Ketika kita membaca Alkitab, maka sudah semestinya akal budi kita mengakui otoritas yangContinue reading “Renungan Petang 25 Maret 2024”