Renungan Petang 10 Februari 2024

Ayat Bacaan       Imamat 6, 7 “Pelajarilah firman Tuhan dengan penuh doa. Firman itu menyajikan kepadamu, dalam hukum Tuhan dan kehidupan Kristus, prinsip-prinsip kekudusan yang agung, yang tanpanya “tidak seorang pun akan melihat Tuhan.” Ibrani 12:14. Firman ini yang meyakinkan akan dosa; dan dengan jelas dinyatakannya jalan keselamatan. Perhatikanlah firman ini sebagai suara Tuhan yang berbicaraContinue reading “Renungan Petang 10 Februari 2024”

Renungan Pagi 10 Februari 2024

Ayat Bacaan       Imamat 5 “Banyak orang menerima agama sekedar dalam pikirannya saja, suatu bentuk kesalehan secara lahiriahnya saja, padahal hatinya tidak dibersihkan. Hendaklah ini yang menjadi doamu, “Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah; dan perbaharuilah batinku dengan Roh yang teguh.” Mazmur 51:12. Uruslah jiwamu sendiri dengan sungguh-sungguh. Bersikaplah sungguh-sungguh, dan gigih dalam hal rohani, sebagaimana yangContinue reading “Renungan Pagi 10 Februari 2024”

Renungan Petang 9 Februari 2024

Ayat Bacaan       Imamat 3, 4 “Manusia melihat apa yang di depan mata (yang tampak di luar), tetapi TUHAN melihat hati.”—hati manusia, dengan segala perasaan suka dan dukanya yang saling bertentangan; hati yang mengembara dan tersesat, yang menjadi tempat tinggal dari begitu banyak kenajisan dan tipu daya. 1 Samuel 16:7. Dia (Tuhan) mengetahui motif-motif hati, denganContinue reading “Renungan Petang 9 Februari 2024”

Renungan Pagi 9 Februari 2024

Ayat Bacaan       Imamat 1, 2 “Kristus siap memerdekakan kita dari dosa, namun Ia tidak akan memaksakan kehendak; dan jika karena pelanggaran yang terus-menerus, keinginan kita menjadi sepenuhnya condong pada kejahatan, dan kita tidak memiliki keinginan untuk dibebaskan dari kejahatan itu, dan jika kita tidak mau menerima rahmat-Nya, maka apa yang dapat Dia lakukan untuk kita?Continue reading “Renungan Pagi 9 Februari 2024”

Renungan Petang 8 Februari 2024

Ayat Bacaan       Keluaran 39, 40 “Orang yang memperlihatkan sifat keras kepala yang kafir atau tidak percaya Allah, atau ketidakpedulian yang keras terhadap kebenaran ilahi, hanyalah menuai hasil dari apa yang telah ia tabur sendiri. Di seluruh Alkitab tidak ada peringatan yang lebih menakutkan tentang tidak bolehnya meremehkan kejahatan selain dari kata-kata hikmat berikut ini, yang menyatakanContinue reading “Renungan Petang 8 Februari 2024”

Renungan Pagi 8 Februari 2024

Ayat Bacaan       Keluaran 38 “Pengalaman, dan pendidikan selama hidup, telah membentuk tabiat secara menyeluruh sehingga hanya sedikit orang yang mau menerima pola tabiat Yesus… Tabiat yang salah dan keinginan yang salah, meskipun hanya satu saja, bila terus-menerus dipupuk, pada akhirnya akan menetralisir segenap kuasa Injil, sehingga kuasa Injil menjadi tak berpengaruh baginya. Setiap pemanjaan dosaContinue reading “Renungan Pagi 8 Februari 2024”

Renungan Petang 7 Februari 2024

Ayat Bacaan       Keluaran 36, 37 “Banyak orang yang membungkamkan hati nuraninya yang sedang tergerak untuk bertobat dengan pemikiran bahwa mereka dapat menundanya dulu dan mengubah sendiri perbuatan kejahatan mereka nanti kapanpun mereka mau; sehingga mereka meremehkan ajakan belas kasihan yang sedang mereka terima, dan mengira bahwa mereka masih akan dikesankan lagi dan lagi nantinya. MerekaContinue reading “Renungan Petang 7 Februari 2024”

Renungan Petang 2 Februari 2024

Ayat Bacaan       Keluaran 19, 20 “Kasih dan penderitaan serta kematian Anak Allah semuanya memberi kesaksian akan betapa berat dan besarnya dosa, dan menyatakan bahwa tidak ada jalan keluar dari kuasanya, tidak ada harapan akan kehidupan yang lebih tinggi, kecuali melalui penyerahan jiwa kepada Kristus. Orang yang tidak mau bertobat terkadang berdalih membela diri mereka denganContinue reading “Renungan Petang 2 Februari 2024”

Renungan Pagi 23 Januari 2024

Ayat Bacaan       Ayub 25 Dia (manusia) telah ditawan oleh Iblis, dan akan tetap demikian selamanya seandainya saja Allah tidak campur tangan secara khusus. Tujuan si penggoda adalah untuk menggagalkan rencana ilahi dalam penciptaan manusia, dan memenuhi bumi dengan kesengsaraan dan kehancuran. Dan dia akan menyatakan bahwa semua kejahatan ini adalah karena pekerjaan Allah dalam menciptakanContinue reading “Renungan Pagi 23 Januari 2024”

Sabat, Ujian Terbesar Kesetiaan

“Hari Sabat akan menjadi ujian terbesar bagi kesetiaan, karena itu adalah pokok kebenaran yang terutama dipertentangkan. Bilamana ujian terakhir berlaku atas manusia, maka garis pemisah akan ditarik antara orang-orang yang melayani Allah dan yang tidak melayani-Nya. Sementara pemeliharaan sabat palsu yang sesuai dengan hukum negara yang bertentangan dengan perintah Hukum yang keempat dari Hukum Allah,Continue reading “Sabat, Ujian Terbesar Kesetiaan”