Renungan Petang 13 Maret 2024

Ayat Bacaan YOSUA 8, 9 Dengan banyaknya janji-janji dalam Alkitab yang ada di hadapan kita, dapatkah kita masih memberikan tempat keragu-raguan itu dalam hati kita? Dapatkah kita percaya anggapan bahwa ketika orang berdosa rindu untuk kembali, rindu untuk meninggalkan dosa-dosanya, maka Allah dengan keras menahan dia untuk datang di kaki-Nya dalam pertobatan? Jauhi pemikiran sepertiContinue reading “Renungan Petang 13 Maret 2024”

Renungan Pagi 13 Maret 2024

Ayat Bacaan Yosua 7 Namun perumpamaan ini, meskipun telah sedemikian lembut dan menyentuh hati, tidak mampu untuk sepenuhnya mengungkapkan besarnya belas kasihan Bapa Surgawi yang tiada terhingga itu. Allah menyatakan melalui nabi-Nya, “Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu.” Yeremia 31:3. Sementara orang berdosa masih jauh dari rumahContinue reading “Renungan Pagi 13 Maret 2024”

Renungan Pagi 11 Maret 2024

Ayat Bacaan YOSUA 1 Buangkanlah kecurigaan bahwa janji-janji (pengampunan) Allah itu bukanlah untukmu. Janji-janji itu diberikan kepada setiap orang berdosa yang bertobat. Kekuatan dan kasih karunia telah disediakan melalui Kristus untuk dibawa oleh para malaikat yang bertugas melayani tiap-tiap jiwa yang percaya. Tiada orang yang terlalu besar dosanya yang tidak dapat memperoleh kekuatan, kesucian danContinue reading “Renungan Pagi 11 Maret 2024”

Renungan Petang 3 Maret 2024

Ayat Bacaan ULANGAN 11, 12 Kerinduan-kerinduan akan kebajikan dan kesucian memang baik adanya; tetapi jika hanya berhenti sampai disitu saja, maka tidak ada gunanya. Banyak orang yang tersesat dan hilang ketika sekedar berharap dan berkeinginan menjadi orang Kristen. Mereka tidak sampai pada titik penyerahan kemauan kepada Allah. Sampai sekarang ini mereka yang demikian ini tidakContinue reading “Renungan Petang 3 Maret 2024”

Renungan Pagi 2 Maret 2024

Ayat Bacaan ULANGAN 7 Kehidupan jiwa yang sejati dan yang penuh sukacita adalah dengan memiliki Kristus, yang terbentuk dan tinggal di dalam hati, yang adalah pengharapan akan kemuliaan itu… Banyak yang bertanya, “Bagaimana saya bisa menyerahkan diri saya kepada Allah?” Engkau ingin menyerahkan diri kepada-Nya, tetapi engkau lemah dalam kekuatan kuasa moral, diperbudak oleh keraguan,Continue reading “Renungan Pagi 2 Maret 2024”

Renungan Petang 1 Maret 2024

Ayat Bacaan ULANGAN 5, 6 “Penebus dunia menerima manusia apa adanya, dengan segala kekurangan, ketidaksempurnaan, dan kelemahannya; dan Dia tidak hanya akan membersihkan dosa dan memberikan penebusan melalui darah-Nya, tetapi juga akan memuaskan kerinduan hati semua orang yang mau memikul kuk-Nya, untuk memikul beban-Nya. Tujuan-Nya adalah memberikan kedamaian dan ketenangan kepada semua orang yang datangContinue reading “Renungan Petang 1 Maret 2024”

Renungan Petang 25 Februari 2024

Ayat Bacaan BILANGAN 29, 30 Barangsiapa yang merasakan kasih Allah yang membujuk hati itu, tidak akan sekedar meminta syarat minimal yang dapat diberikan untuk memenuhi persyaratan Allah; mereka juga tidak akan meminta standar yang paling rendah, namun akan menetapkan tujuan untuk mencapai kesesuaian yang sempurna dengan kehendak Penebus mereka. Dengan kerinduan yang sungguh-sungguh mereka menyerahkanContinue reading “Renungan Petang 25 Februari 2024”

Renungan Petang 24 Februari 2024

Ayat Bacaan BILANGAN 26, 27 Reputasi dan kehormatan duniawi dipuja oleh segolongan lain. Kehidupan yang mementingkan diri sendiri, kesukaan pada hal yang mudah dan kebebasan dari tanggung jawab adalah idola orang-orang yang lainnya lagi. Namun rantai-rantai yang membelenggu ini harus dipatahkan. Kita tidak bisa menjadi setengah-setengah, setengah milik Allah dan setengah lagi milik dunia. KitaContinue reading “Renungan Petang 24 Februari 2024”

Renungan Pagi 24 Februari 2024

Ayat Bacaan BILANGAN 25 Dalam menyerahkan diri kita kepada Allah, kita harus menyerahkan segala sesuatu yang dapat memisahkan kita dari-Nya. Oleh karena itu Juruselamat bersabda, “Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi murid-Ku.” Lukas 14:33. Apa pun yang menjauhkan hati kita dari Allah harus ditinggalkan.Continue reading “Renungan Pagi 24 Februari 2024”

Renungan Petang 23 Februari 2024

Ayat Bacaan BILANGAN 23, 24 “Ketundukan yang dipaksakan saja akan menghambat perkembangan pikiran atau tabiat yang semestinya; itu akan membuat manusia menjadi robot belaka. Hal tersebut bukanlah tujuan Sang Pencipta. Dia menghendaki agar manusia, karya puncak dari kuasa penciptaan-Nya, mencapai perkembangan setinggi-tingginya. Dia menetapkan di hadapan kita puncak berkat yang Dia hendak berikan kepada kitaContinue reading “Renungan Petang 23 Februari 2024”