Ayat Bacaan Keluaran 1, 2 “Juruselamat berfirman, “Jika seorang tidak dilahirkan kembali,” kalau dia tidak menerima hati yang baru, keinginan yang baru, tujuan, dan motif yang baru, yang menuntun pada kehidupan baru, maka “ia tidak dapat melihat kerajaan Allah.” Yohanes 3:3. Pemikiran bahwa kita hanya perlu mengembangkan kebaikan yang telah ada dalam diri manusia secaraContinue reading “Renungan Pagi 28 Januari 2024”
Tag Archives: renungan pagi
Renungan Pagi 27 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 38, 39 “Hal-hal yang disebutkan itu (pendidikan, kebudayaan, pelaksanaan kemauan, dan usaha manusia), dapat saja menghasilkan perilaku yang benar secara lahiriah, tetapi hal-hal tersebut tidak dapat mengubahkan hati; mereka tidak dapat memurnikan hati yang adalah sumber kehidupan. Harus ada kuasa yang bekerja dari dalam, suatu kehidupan baru yang dari atas, sebelum manusiaContinue reading “Renungan Pagi 27 Januari 2024”
Renungan Pagi 26 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 35 “Adalah mustahil bagi kita, dengan kekuatan diri kita sendiri untuk terlepas dari lubang dosa yang ke dalamnya kita telah tenggelam. Hati kita jahat, dan kita tidak bisa mengubahnya sendiri. “Siapa dapat mendatangkan yang tahir dari yang najis? Seorangpun tidak!” “Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepadaContinue reading “Renungan Pagi 26 Januari 2024”
Renungan Pagi 25 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 32 “Orang berdosa tidak dapat berbahagia di hadapan hadirat Allah; dia akan takut dan menjauhkan diri dari pergaulan dengan makhluk-makhluk suci. Seandainya pun dia diijinkan masuk surga, dalam keadaannya itu, maka tidak akan ada kebahagiaan baginya. Semangat kasih yang tidak mementingkan diri yang bertahta di sana—setiap hati yang merespons hati Kasih TanpaContinue reading “Renungan Pagi 25 Januari 2024”
Renungan Pagi 24 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 28, 29 “Dalam keadaannya yang tidak berdosa, manusia mengadakan persekutuan yang penuh sukacita dengan Dia “yang di dalamnya tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan.” Kolose 2:3. Namun setelah jatuh ke dalam dosa, dia tidak dapat lagi menemukan sukacita dalam kekudusan, bahkan berusaha bersembunyi dari hadirat Allah. Demikianlah selalu kondisi hati yang belumContinue reading “Renungan Pagi 24 Januari 2024”
Renungan Petang 23 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 26, 27 Ketika kita datang kepada Alkitab, akal budi kita pun akan dituntun untuk mengakui satu otoritas yang lebih tinggi dari diri kita sendiri, dan hati serta pikiran kita hendaknya tunduk pada AKU yang Maha Besar itu. (SC 109.3; 5T 703.3). AYUB 26 Jawab Ayub: Siapa dapat mengerti kebesaran Allah?1 Tetapi AyubContinue reading “Renungan Petang 23 Januari 2024”
Renungan Petang 22 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 23, 24 Perbuatan-perbuatan ketidaksetiaan orang berdosa dalam melanggar hukum Allah, dibukakan di hadapannya, dan jiwanya pun terpukul dan menderita di bawah pengaruh Roh Allah yang menyelidiki hati. Dia pun muak pada dirinya sendiri ketika dia memandang pada tabiat Kristus yang suci dan tak bernoda. Ketika nabi Daniel melihat kemuliaan yang menyelimuti utusanContinue reading “Renungan Petang 22 Januari 2024”
Renungan Pagi 22 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 21, 22 “Manusia pada awal diciptakan, diberkati dengan kekuatan yang mulia dan pikiran yang seimbang. Dia sempurna dalam keberadaannya, dan harmonis dengan Allah. Pikirannya murni, maksud hatinya suci. Namun karena ketidaktaatan, kesaanggupan kuasanya menjadi menyeleweng, dan sifat mementingkan diri pun menggantikan kasih. Sifatnya menjadi begitu lemah karena pelanggaran, sehingga mustahil baginya, denganContinue reading “Renungan Pagi 22 Januari 2024”
Renungan Pagi 21 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 18 “Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah.” 1 Yohanes 3:1. Betapa berharganya nilai manusia! Melalui pelanggaran, anak-anak manusia menjadi tawanan Setan. Melalui iman dalam korban penebusan Kristus, anak-anak Adam dapat menjadi anak-anak Allah. Dengan mengambil kodrat manusia, Kristus meninggikan kemanusiaan. Manusia yang telah jatuhContinue reading “Renungan Pagi 21 Januari 2024”
Renungan Pagi 19 Januari 2024
Ayat Bacaan Ayub 11 “Dialah Korban kita, Pembela kita, dan Saudara kita, yang mengenakan rupa manusia kita di hadapan takhta Bapa, dan selama berabad-abad menjadi satu dengan umat manusia yang telah ditebus-Nya—Dialah Anak Manusia. Dan semua ini telah dilakukan agar manusia dapat diangkat dari kebinasaan dan kemerosotan dosa, supaya dengan demikian, umat manusia dapat memantulkanContinue reading “Renungan Pagi 19 Januari 2024”