Renungan Petang 7 Juli 2025

BAHAYA BESAR ZAMAN INI

Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.” Matius 24:12.

“Kita dapat melihat bahwa hal ini sedang digenapi secara harfiah. Pengalaman banyak orang sedang menjadi kerdil dan berpenyakitan, dan sangat cacat…” 12LtMs, Ms 21, 1897, par. 31.

“Bahaya besar zaman ini, yang mendatangkan banyak ketidakbahagiaan bagi pribadi dan keluarga, adalah keduniawian yang semakin kuat dan meningkat. Kasih dan takut akan Allah, penghormatan terhadap nama-Nya, dan pikiran tentang hal-hal surgawi, disingkirkan melalui pencarian yang sibuk dan penuh kecemasan akan hal-hal duniawi. Allah telah menyatakan kehendak-Nya, tetapi manusia tidak mengindahkannya. Prinsip keagamaan meredup dalam keluarga. Orang tua tidak menyadari apa yang menjadi khasiat ketaatan kepada Allah bagi anak-anak mereka, atau bahwa kepentingan kekal mereka dipengaruhi oleh kebiasaan yang terbentuk dalam kehidupan ini; dan mereka membiarkan anak-anak kecil yang dipercayakan kepada mereka untuk tumbuh tanpa pengetahuan tentang Allah ataupun tentang kehidupan masa depan.” RH 24 Februari 1885, par. 6.

“Cinta akan dunia, cinta akan dosa-dosa kecil, telah menjauhkan hati dari cinta akan doa dan perenungan akan hal-hal yang suci. Serangkaian kebaktian keagamaan formalitas tetap diadakan; tetapi di manakah kasih akan Yesus? Kerohanian sedang sekarat…” 5T 538.2.

And because iniquity shall abound, the love of many shall wax cold.” Matthew 24:12.

“We see this fulfilled to the letter. The experience of many is becoming dwarfed and sickly, and wonderfully deformed…” 12LtMs, Ms 21, 1897, par. 31.

“The great danger of this age, and one which brings much unhappiness to individuals and families, is an intense and increasing worldliness. The love and fear of God, reverence for his name, and thoughts of heavenly things, are banished through busy, anxious seeking for the things of the world. God has made his claims known, but men pay no heed to them. Religious principle becomes extinct in the family. Parents do not realize what obedience to God would do for their children, nor that their eternal interests are affected by the habits formed in this life; and they allow the little ones intrusted to their care to grow up without a knowledge of God or of the future life.” RH February 24, 1885, par. 6.

“The love of the world, the love of some darling sin, has weaned the heart from the love of prayer and of meditation on sacred things. A formal round of religious services is kept up; but where is the love of Jesus? Spirituality is dying…” 5T 538.2.***