TEMA SEMESTER: PARA NABI BERBICARA (BAGIAN 2 – “YEHEZKIEL & DANIEL”)
Pelajaran 26, Sabat 27 Juni 2026
Bacalah Laporan Misionaris dari DAERAH KOSTA RIKA
MASA LALU, MASA KINI, DAN MASA DEPAN
“Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.” Ibrani 13:8.
“Kasih Kristus kepada anak-anak-Nya begitu lembut sekaligus kuat. Dan kasih itu adalah lebih kuat daripada maut ataupun kematian; karena Ia telah mati untuk menebus keselamatan kita, dan untuk mempersatukan kita kembali dengan Dia, secara rohani dan untuk kekekalan. Begitu kuatnya kasih-Nya sehingga kasih itulah yang mengendalikan segenap kuasa-Nya, dan menggunakan sumber daya surga yang melimpah untuk melakukan kebaikan bagi umat-Nya. Kasih itu tidak berubah-ubah atau berbayang-bayang perubahan—itu tetap sama, baik kemarin, hari ini, dan selamanya. Meskipun dosa telah ada sejak zaman dahulu, dan berusaha untuk melawan kasih ini dan menghalangi alirannya ke bumi, namun kasih itu tetap mengalir deras kepada barangsiapa yang untuknya Kristus telah mati.” —Testimonies to Ministers and Gospel Workers, hlm. 519.
| MINGGU |
1. Adegan menakjubkan apakah yang terungkap kepada Daniel?
Daniel 12:2 Dan banyak dari antara orang-orang yang telah tidur di dalam debu tanah, akan bangun, sebagian untuk mendapat hidup yang kekal, sebagian untuk mengalami kehinaan dan kengerian yang kekal.
“Semua orang yang telah meninggal dalam iman akan pekabaran malaikat ketiga akan bangkit dari kubur dalam kemuliaan, untuk mendengar perjanjian damai Allah dengan mereka yang telah menaati hukum-Nya. ‘Juga mereka yang telah menikam dia’ (Wahyu 1:7), mereka yang mengejek dan mencemooh penderitaan Kristus yang sekarat, dan para penentang kebenaran dan umat-Nya yang paling keras, akan dibangkitkan untuk melihat Dia dalam kemuliaan-Nya dan untuk melihat kehormatan yang diberikan kepada orang-orang yang setia dan taat.” —The Great Controversy, hlm. 637.
| SENIN |
2. Bagaimana orang-orang yang beriman digambarkan?
Daniel 12:3 Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.
“Suara Allah terdengar dari surga, menyatakan tentang hari dan jam kedatangan Yesus, dan menyampaikan perjanjian kekal kepada umat-Nya. Bagai guntur yang dashyat, firman-Nya bergema di bumi. Umat Israel Allah berdiri mendengarkan, dengan mata tertuju ke atas. Wajah mereka diterangi oleh kemuliaan-Nya, dan bersinar seperti wajah Musa ketika ia turun dari Sinai. Orang-orang jahat tidak dapat memandang mereka. Dan ketika berkat diucapkan kepada mereka yang telah menghormati Allah dengan menjaga Sabat-Nya tetap kudus, maka terdengarlah sorak kemenangan yang dahsyat.” —The Great Controversy, hlm. 640.
| SELASA |
3. Apakah yang dia tulis tentang dua kelompok orang yang akan ada tepat sebelum kedatangan Yesus itu?
Daniel 12:10 Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorangpun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.
“Tepat tengah malam, Allah menyatakan kuasa-Nya untuk menyelamatkan umat-Nya. Matahari muncul, bersinar dengan kekuatannya. Tanda-tanda dan mukjizat terjadi berturut-turut dengan cepat. Orang-orang jahat memandang pemandangan itu dengan ketakutan dan keheranan, sementara orang-orang benar menyaksikannya dengan sukacita yang khidmat, mengenali tanda-tanda keselamatan mereka. Segala sesuatu di alam tampak berbalik dari jalurnya. Sungai-sungai berhenti mengalir. Awan gelap dan tebal muncul dan saling bertabrakan. Di tengah langit yang bergejolak terdapatlah satu ruang terang yang penuh kemuliaan yang tak terlukiskan, dari sanalah terdengar suara Allah seperti air yang banyak, menyatakan: ‘Sudah terlaksana.’ Wahyu 16:17.” —The Great Controversy, hlm. 636.
| RABU |
4. Tugas apakah yang diterima nabi di akhir pekerjaannya?
Daniel 12:9 Tetapi ia menjawab: “Pergilah, Daniel, sebab firman ini akan tinggal tersembunyi dan termeterai sampai akhir zaman.
“Pekabaran pertama dan kedua [Wahyu 14:6-8] telah diberikan pada tahun 1843 dan 1844, dan sekarang kita berada di bawah pemberitaan pekabaran ketiga; tetapi ketiga pekabaran itu masih harus diberitakan. Sama pentingnya sekarang seperti sebelumnya bahwa pekabaran-pekabaran itu harus diulang-ulangi kepada barangsiapa yang sedang mencari kebenaran. Dengan pena dan suara kita harus menyuarakan pemberitaan itu, menunjukkan urutannya dan penerapan nubuat-nubuat yang membawa kita kepada pekabaran malaikat ketiga… Kitab yang dimeteraikan bukanlah kitab Wahyu, tetapi bagian dari nubuat Daniel yang berkaitan dengan hari-hari terakhir…. Ketika kitab itu dibuka, pemberitaan itu dibuat, ‘Tidak akan ada penundaan lagi.’ (Wahyu 10:6). Kitab Daniel sekarang telah dibuka, dan Wahyu yang dibuat oleh Kristus kepada Yohanes akan datang kepada semua penduduk bumi. Dengan bertambahnya pengetahuan, maka satu umat harus dipersiapkan untuk berdiri teguh di hari-hari terakhir.” —Christ Triumphant, hlm. 338.
| KAMIS |
5. Apa lagi yang ia lihat terjadi di akhir zaman?
Daniel 12:4bagian akhir … banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.
“Namun demikian, mengenai bagian nubuatnya yang berkaitan dengan hari-hari terakhir ini, Daniel diperintahkan untuk menutup dan memeterainya ‘sampai waktu akhir.’ Baru setelah kita mencapai waktu ini, pekabaran mengenai penghakiman dapat diberitakan, berdasarkan penggenapan nubuat-nubuat ini. Tetapi pada akhir zaman, nabi itu menyatakan, ‘banyak orang akan menyelidikinya, dan pengetahuan akan bertambah.’ Daniel 12:4.
“Rasul Paulus memperingatkan jemaat untuk tidak mengharapkan kedatangan Kristus pada zamannya ketika itu. ‘Sebab sebelum Hari itu,’ katanya, ‘haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa.’ 2 Tesalonika 2:3. Baru setelah kemurtadan besar, dan masa pemerintahan ‘manusia durhaka’ yang panjang berakhir, maka kita dapat mengharapkan kedatangan Tuhan kita. ‘Manusia durhaka,’ yang juga disebut ‘rahasia kedurhakaan,’ ‘anak kebinasaan,’ dan ‘si pendurhaka (orang jahat itu),’ (2 Tesalonika 2:7, 3, 8 KJV), melambangkan kepausan, yang, seperti yang dinubuatkan dalam nubuat, akan mempertahankan supremasinya selama 1260 tahun. Periode ini berakhir pada tahun 1798. Demikianlah, kedatangan Kristus tidak mungkin terjadi sebelum waktu itu. Paulus menyampaikan peringatannya untuk seluruh masa Kristen hingga tahun 1798. Setelah waktu itu, barulah pekabaran tentang kedatangan Kristus yang kedua harus diberitakan.” —The Great Controversy, hlm. 355, 356.
| JUMAT |
6. Bagian mana dari rangkaian nubuatan besar yang diulangi lagi di bagian akhir kitab nubuat ini?
Daniel 12:7, 11, 12 Lalu kudengar orang yang berpakaian kain lenan, yang ada di sebelah atas air sungai itu bersumpah demi Dia yang hidup kekal, sambil mengangkat tangan kanan dan tangan kirinya ke langit: “Satu masa dan dua masa dan setengah masa; dan setelah berakhir kuasa perusak bangsa yang kudus itu, maka segala hal ini akan digenapi!”…. 11Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari. 12Berbahagialah orang yang tetap menanti-nanti dan mencapai seribu tiga ratus tiga puluh lima hari.
“Sejauh ini setiap rincian nubuatan telah terpenuhi secara nyata, dan permulaan tujuh puluh minggu telah ditetapkan tanpa keraguan, yakni pada tahun 457 SM, dan berakhir pada tahun 34 M. Dari data ini, tidak sulit untuk menemukan akhir dari 2300 hari. Tujuh puluh minggu—yakni 490 hari—telah dipotong dari 2300 hari, sehingga tersisa 1810 hari. Setelah berakhirnya 490 hari, 1810 hari masih harus digenapi. Dari tahun 34 M, 1810 tahun berlanjut hingga tahun 1844. Sehingga, 2300 hari dalam Daniel 8:14 adalah berakhir pada tahun 1844. Pada akhir periode nubuatan yang agung ini, berdasarkan kesaksian malaikat Allah, maka ‘tempat kudus itu akan dibersihkan.’ Dengan demikian, waktu pembersihan tempat kudus—yang hampir secara umum sempat diyakini terjadi pada kedatangan yang kedua—kini telah ditunjukkan secara pasti.” —The Great Controversy, hlm. 328.
| SABAT |
7. Seberapa pentingkah kata-kata terakhir dalam kitab Daniel?
Daniel 12:13 Tetapi engkau, pergilah sampai tiba akhir zaman, dan engkau akan beristirahat, dan akan bangkit untuk mendapat bagianmu pada kesudahan zaman.
“Ketika pekerjaan penyelidikan telah selesai, ketika kasus-kasus orang-orang yang telah mengaku sebagai pengikut Kristus di segala zaman telah diperiksa dan diputuskan, maka, dan tidak sebelum saat itu, masa percobaan akan berakhir, dan pintu belas kasihan akan tertutup. Demikianlah dalam satu kalimat singkat, ‘Mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan Dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup,’ (Matius 25:10), kita dibawa melalui pelayanan terakhir Juruselamat, hingga saat pekerjaan besar untuk keselamatan manusia akan diselesaikan.” —Christ in His Sanctuary, hlm. 106.
| UNTUK PEMBELAJARAN TAMBAHAN |
“Kristus mengetahui akhir konflik itu. Pertempuran semakin berkecamuk dengan sengit. Segera Dia yang berhak akan datang, dan akan mengambil alih segala urusan dunia ini. Semua kekacauan di dunia kita, semua kekerasan dan kejahatan, adalah penggenapan firman Kristus. Itu adalah tanda-tanda dari dekatnya kedatangan-Nya.” —Letter 264, 1903.
***

| Persembahan Sekolah Sabat Istimewa pada Sabat 4 Juli 2026 |
Untuk saudara-saudari terkasih kami di seluruh dunia:
Kami menyapamu dalam kasih Allah dengan Rut 2:12:
“TUHAN kiranya membalas perbuatanmu itu, dan kepadamu kiranya dikaruniakan upahmu sepenuhnya oleh TUHAN, Allah Israel, yang di bawah sayap-Nya engkau datang berlindung.”
Kami merasa sangat gembira dapat menulis surat ini kepadamu, mendoakan agar kiranya Saudara dan Saudari dapat menerima berkat yang melimpah dari surga dan damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal, di hati dan di rumahmu.
Kosta Rika terletak di Tanah Genting Amerika Tengah (Wilayah Penghubung antara Wilayah Utara dan Selatan Benua Amerika). Negara ini berbatasan dengan Nikaragua di utara, Panama di selatan, Laut Karibia di timur, dan Samudra Pasifik di barat. Luas wilayahnya adalah 51.100 kilometer persegi (31.752 mil persegi) dengan populasi kurang dari 6 juta jiwa. Ini adalah negara kecil yang diberkati Allah dengan keanekaragaman hayati yang luar biasa; lebih dari 20 persen wilayah nasionalnya berada di kawasan hutan lindung. Kosta Rika dianggap sebagai salah satu dari 25 negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia. Lebih dari 500.000 spesies hidup di wilayah kecil ini, yang mewakili 6 persen dari keanekaragaman hayati dunia.
Pada tahun 2024, Kosta Rika masuk dalam daftar 20 negara terbahagia di dunia, di peringkat ke-12. Negara ini merupakan negara damai, tanpa militer, penuh keramahan, dan dicirikan oleh kecintaan pada nilai-nilai kebajikan sejati.
Atas berkat rahmat Allah, pekabaran Pembaharuan tiba di negara ini pada tahun 1950-an, diterima oleh sekelompok kecil orang di kota Alajuela. Kemudian, Sdr. Gilberto Villala Gomez dan Str. Maria Brown, pasangan suami istri asal Ekuador, mulai bekerja di negara ini dan membagikan pekabaran tersebut kepada beberapa keluarga, sehingga muncullah jemaat resmi pertama di provinsi San Jose di kota Mozotal, Guadalupe. Selama beberapa tahun, para jemaat mempertahankan iman dan berjuang untuk mendapatkan tempat yang dapat mereka sebut sebagai milik mereka sendiri hingga, dengan banyak perjuangan dan iman, mereka melihat mimpi itu menjadi kenyataan.
Saat ini terdapat 11 jemaat, beberapa misi (cabang), dengan 200 anggota yang tersebar di seluruh negeri. Jumlah anggotanya memang masih kecil tetapi setia, dan terinspirasi oleh Allah untuk membantu pekerjaan-Nya berkembang tiap-tiap hari.
Selama beberapa tahun, Daerah ini telah berkeinginan untuk memiliki tempat sendiri untuk mengadakan konferensi dan merencanakan sekolah misionaris seperti sekolah para nabi yang didirikan oleh Nabi Samuel di Israel dahulu. Ini termasuk untuk menjadi sarana pengajaran tentang prinsip dan ajaran Alkitab, tempat untuk berbagi firman Allah, dan melakukan kegiatan yang membantu menerangi segala bangsa, bahasa, dan suku bangsa dengan pekabaran surgawi.
Dengan mimpi ini dalam pikiran dan oleh bantuan serta kerja sama dari orang-orang percaya, kami telah berhasil memperoleh sebidang tanah yang indah untuk kemuliaan Allah. Luasnya 23.780 meter persegi (sekitar enam hektar) dan memiliki beragam pohon buah-buahan, lahan yang luas, dua aliran sungai, dan satwa liar yang melimpah. Merupakan berkat dari Allah bahwa kami menamainya Meraki, sebuah kata Yunani yang berarti melakukan segala sesuatu dengan kasih, seperti yang tertulis dalam 1 Korintus 16:14: “…Lakukanlah segala pekerjaanmu dalam kasih.” Kami telah bekerja sangat keras untuk memperoleh properti ini dan akhirnya menjadikannya milik kami. Sesuatu yang merupakan mimpi selama bertahun-tahun kini menjadi kenyataan.
Terdapat sebuah rumah kecil di lahan yang telah kami beli, tetapi rumah itu tidak cukup besar untuk menampung semua umat percaya yang akan datang untuk konferensi. Kami berencana untuk menyewa peralatan untuk mengembangkan ruang terbuka dan membangun fasilitas agar kami dapat menikmati karunia yang telah Allah berikan kepada kami ini. Namun, saat ini kebutuhan utama kami adalah membangun gedung untuk pertemuan dan kegiatan umum serta untuk mengakomodir bagi berbagai kegiatan jemaat di negara ini dan juga bagi para simpatisan. Oleh karena itu, dengan segala kerendahan hati, kami datang kepada Saudara dan Saudari sekarang ini untuk memohon kontribusi berharga Saudara dan Saudari agar apa yang telah dimulai hanya sebagai mimpi dan sekarang kami lihat dengan mata kepala sendiri dapat dikembangkan menjadi berkat yang besar bagi anak-anak, kaum muda, dan orang dewasa.
Kami berkomitmen untuk menjaga apa yang telah Allah percayakan kepada kami, dan kerja sama Saudara-Saudari yang murah hati akan digunakan dengan sebaik-baiknya dalam takut akan Allah.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara dan Saudari sekalian, atas persembahan Saudara-Saudari dalam mendukung kegiatan di Kosta Rika dan mendoakan kiranya Tuhan memberkati hidup, rumah, dan jemaat Saudara-Saudari. Semoga kita terus bertumbuh dalam kasih, kesetiaan, dan hikmat. Tuhan kiranya memberkati Saudara-Saudari semua.
–Pastor Felipe Acuña
Ketua Daerah Kosta Rika
***