Pelajaran Sekolah Sabat 4 Juli 2026


TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL

PENDAHULUAN

Dua Belas Nabi, yang sering disebut “kecil” karena singkatnya tulisan dalam kitab mereka dibandingkan dengan kitab Yesaya dan Yeremia yang lebih panjang, namun tetap memiliki pengaruh signifikan dalam narasi Alkitab. Pekabaran-pekabaran mereka, meskipun ringkas, sangat berdampak dan memiliki keterkaitan yang tak lekang oleh waktu yang terus bergema hingga saat ini.

Para nabi ini dikelompokkan ke dalam tiga fase berbeda, yang berlangsung dari sekitar tahun 800 hingga 400 SM. Pertama, kita menjumpai suara-suara dari periode Asyur, termasuk Hosea, Amos, Obaja, Yunus, Mikha, dan Yoel. Setiap nabi menghadapi isu-isu mendesak pada zamannya, mengartikulasikan kebenaran mendalam yang bergema sepanjang zaman. Selanjutnya, kita beralih ke periode berikutnya, yang menampilkan Nahum, Habakuk, dan Zefanya. Para nabi ini dengan mahir membahas perubahan-perubahan yang bergejolak dan fenomena dilema moral pada era mereka, menawarkan wawasan yang menarik dan tetap relevan. Akhirnya, kita beralih ke pekabaran-pekabaran dari periode Persia dan seterusnya, yang diwakili oleh Hagai, Zakharia, dan Maleakhi. Kata-kata dalam kitab mereka bergema dengan tema pemulihan dan pembaharuan iman setelah pengasingan, menyampaikan seruan yang kuat untuk pembaharuan.

Mempelajari kitab para nabi ini adalah melampaui sekadar pemahaman kronologis; hal ini mencakup eksplorasi unsur-unsur tematik mendalam yang mencerminkan konteks sejarah mereka dan ajaran rohani yang masih terus menginspirasi kita dalam kehidupan kita saat ini. Saat kita menyelami ayat-ayat dalam kitab-kitab ini pada semester ini, maka kita akan mengungkap signifikansi kekal mereka dan menemukan hikmat tak ternilai yang disajikan di dalamnya, memberdayakan perjalanan rohani kita dan memperkaya pemahaman kita tentang iman.

“Kitab Suci Perjanjian Lama adalah kitab pelajaran kehidupan Israel…. Ada pelajaran yang terkait praktik kehidupan sehari-hari di dalam firman Allah… Firman itu mengajarkan prinsip-prinsip yang hidup dan kudus, yang mendorong manusia untuk berbuat kepada orang lain sebagaimana mereka ingin orang lain berbuat kepada mereka—sebagai prinsip-prinsip yang harus mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari di dunia ini, dan kemudian mereka bawa ke sekolah di atas sana. Inilah pendidikan yang lebih tinggi. Tidak ada pembelajaran yang berasal dari manusia yang dapat mencapai ketinggian ini; karena semuanya ini mencapai kekekalan, dan akan bertahan selamanya. Kita sesungguhnya masih terlalu sedikit mengetahui tentang kebesaran kasih dan belas kasihan Allah.

“Jadikan Alkitab sebagai buku pelajaran, dan lihatlah bahwa dengannya engkau akan dipenuhi dengan kasih Allah. Hatimu mungkin saja sedang tandus, akal budimu pun dapat menjadi lemah; tetapi jika engkau mau dengan sungguh-sungguh mempelajari firman Allah, maka terang akan menyinari pikiranmu. Allah sedang bekerja dengan tiap-tiap pelajar yang tekun mempelajari Alkitab…

“Saya bisa merujuk pada pasal demi pasal dalam Kitab-Kitab Perjanjian Lama yang berisi dorongan semangat yang besar. Kitab Suci ini adalah gudang harta karun yang bagai mutiara berharga, dan semua orang membutuhkannya. …

“Allah sedang menyeru makhluk ciptaan-Nya untuk mengalihkan perhatian mereka dari kebingungan dan kekacauan di sekitar mereka dan mengagumi karya tangan-Nya. Saat kita mempelajari karya-karya-Nya, maka malaikat dari surga akan berada di sisi kita untuk menerangi pikiran kita dan melindungi pikiran kita dari tipu daya Setan. Saat kita melihat pada hal-hal menakjubkan yang telah dibuat oleh tangan Allah, maka biarkanlah hati kita yang sombong dan bodoh itu dapat merasakan rasa ketergantungan dan rasa kerendahan hati. Sebab, betapa mengerikannyalah ketika pengakuan akan Allah tidak dilakukan ketika seharusnya dilakukan! Betapa sedihnya bila merendahkan diri ketika sudah terlambat!…

“Hal-hal ini telah ditulis untuk menjadi peringatan bagi kita, yang sedang hidup pada akhir zaman; …Firman Allah adalah berisi pelajaran-pelajaran yang mendidik, yang telah diberikan dalam bentuk teguran, peringatan, dorongan, dan janji-janji yang berlimpah.” –Counsels to Parents, Teachers, and Students, hlm. 455-457.

—Departemen Penginjilan (Kependetaan) GC

PELAJARAN 1 – SABAT 4 JULI 2026

Persembahan Sekolah Sabat Istimewa untuk KOSTA RIKA

Berikanlah persembahan dari hatimu, sesuai dengan berkat Tuhan bagimu!

KITAB YOEL

“PERNAHKAH TERJADI SEPERTI INI DALAM ZAMANMU?”

Dan pada pagi hari, karena langit merah dan redup, kamu berkata: Hari buruk. Rupa langit kamu tahu membedakannya tetapi tanda-tanda zaman tidak.Matius 16:3.

“Deskripsi peristiwa ini, sebagaimana yang diceritakan oleh para saksi mata, hanyalah gema dari firman Allah, yang dicatat oleh nabi Yoel, dua ribu lima ratus tahun sebelum penggenapannya… Kristus telah memerintahkan umat-Nya untuk memperhatikan tanda-tanda kedatangan-Nya, dan bersukacita ketika mereka menyaksikan tanda-tanda kedatangan Raja mereka.” –Maranatha, hlm. 150.

MINGGU

1. Dari siapakah nabi Yoel menerima pekabaran? Kepada siapakah pekabaran itu ditujukan?

 Yoel 1:1-3 Firman TUHAN yang datang kepada Yoel bin Petuel. 2Dengarlah ini, hai para tua-tua, pasanglah telinga, hai seluruh penduduk negeri! Pernahkah terjadi seperti ini dalam zamanmu, atau dalam zaman nenek moyangmu? 3Ceritakanlah tentang itu kepada anak-anakmu, dan biarlah anak-anakmu menceritakannya kepada anak-anak mereka, dan anak-anak mereka kepada angkatan yang kemudian.

“Oh, betapa sedikitnya orang yang menyadari tentang datangnya waktu penghakiman mereka! Betapa sedikitnya orang, bahkan di antara orang-orang yang mengaku sebagai umat yang percaya pada kebenaran masa kini, yang memahami tanda-tanda zaman atau apa yang akan kita alami sebelum akhir zaman! Kita saat ini sedang berada di bawah kesabaran ilahi; tetapi berapa lama lagi malaikat-malaikat Allah akan terus menahan angin, sehingga angin itu tidak bertiup?” –Testimonies for the Church, vol. 6, hlm. 426.

SENIN

2 . Kondisi lingkungan mengerikan apakah yang dinubuatkan dalam kitab Yoel?

 Yoel 1:4, 10, 12 Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap (ulat). 10Ladang sudah musnah, tanah berkabung, sebab gandum sudah musnah, buah anggur sudah kering, minyak sudah menipis. 12Para petani menjadi malu, tukang-tukang kebun anggur meratap karena gandum dan karena jelai, sebab sudah musnah panen ladang.

“Meskipun bumi telah dirusak oleh kutuk, alam tetap menjadi buku pelajaran bagi umat manusia. Meskipun alam bukan lagi hanya mewakili kebaikan saja; karena kejahatan telah ada di mana-mana, mencemari bumi, laut, dan udara dengan sentuhannya yang menajiskan. Di tempat yang dulunya hanya tertulis tabiat Allah, yakni pengetahuan tentang kebaikan, kini telah juga tertulis tabiat Setan, yakni pengetahuan tentang kejahatan. Dari alam, yang kini mengungkapkan pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat, umat manusia akan terus menerima peringatan tentang akibat dosa.” –Education, hlm. 26.

SELASA

3. Seberapa mengerikannya kah kondisi bumi saat itu?

 Yoel 1:17-20 Biji-bijian (benih) menjadi kering di dalam tanah, lumbung-lumbung sudah licin tandas, rengkiang-rengkiang (gudang-gudang) sudah runtuh, sebab gandum sudah habis (layu). 18Betapa mengeluhnya hewan dan gempar kawanan-kawanan lembu, sebab tidak ada lagi padang rumput baginya; juga kawanan kambing domba terkejut. 19Kepada-Mu, ya TUHAN, aku berseru, sebab api telah memakan habis tanah gembalaan di padang gurun, dan nyala api telah menghanguskan segala pohon di padang. 20Juga binatang-binatang di padang menjerit karena rindu kepada-Mu, sebab wadi telah kering, dan apipun telah memakan habis tanah gembalaan di padang gurun.

“Meskipun dinodai oleh dosa, ia tidak hanya berbicara tentang penciptaan tetapi juga tentang penebusan. Meskipun bumi menjadi saksi kutukan dalam tanda-tanda kerusakan yang nyata, ia masih kaya dan indah dalam menyajikan tanda-tanda kuasa Sang Pemberi kehidupan. Pohon-pohon menggugurkan daunnya, hanya untuk diselimuti kembali dengan dedaunan yang lebih segar; bunga-bunga mati, untuk tumbuh kembali dengan keindahan yang baru; dan dalam setiap pernyataan kuasa penciptaan terpancarlah suatu jaminan bahwa kita dapat diciptakan kembali dalam “kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.” (Efesus 4:24). Dengan demikian, benda-benda ciptaan dan cara kerjanya alam semesta yang begitu jelas mengingatkan kita akan kehilangan besar yang sedang kita alami, menjadi pembawa pekabaran pengharapan bagi kita.” –To Be Like Jesus, hlm. 42.

RABU

4. Bagaimanakah kondisi kerohanian umat, dan apakah konsekuensinya?

 Yoel 1:13, 16 Lilitkanlah kain kabung dan mengeluhlah, hai para imam; merataplah, hai para pelayan mezbah; masuklah, bermalamlah dengan memakai kain kabung, hai para pelayan Allahku, sebab sudah ditahan dari rumah Allahmu, korban sajian dan korban curahan. 16Bukankah di depan mata kita sudah lenyap makanan, sukaria dan sorak-sorai dari rumah Allah kita?

“Saya dipenuhi dengan kesedihan ketika memikirkan kondisi kita sebagai satu umat. Allah masih belum menutup surga bagi kita, tetapi kemunduran kita yang terus-menerus telah memisahkan kita dari Allah. Kesombongan, ketamakan, dan cinta dunia telah bersemayam di dalam hati tanpa takut akan pengusiran atau penghukuman. Dosa-dosa yang berat dan lancang telah berdiam di antara kita. Namun kebanyakan umat beranggapan bahwa gereja sedang berkembang pesat, dan mengira bahwa kedamaian serta kemakmuran rohani ada di seluruh wilayahnya. Gereja sesungguhnya telah berpaling dari mengikuti Kristus, pemimpinnya, dan malah terus mundur menuju Mesir. Namun hanya sedikit saja yang sadar dan khawatir akan kurangnya kekuatan kuasa rohani mereka. Keraguan dan bahkan ketidakpercayaan terhadap kesaksian Roh Allah sedang merajalela di jemaat kita di mana-mana. Demikianlah yang Setan inginkan.” –Christian Service, hlm. 38.

KAMIS

5 . Apa sajakah perbuatan merusak dan kekerasan yang digambarkan dalam kitab Yoel?

 Yoel 1:5, 6 Bangunlah, hai pemabuk, dan menangislah! Merataplah, hai semua peminum anggur karena anggur baru, sebab sudah dirampas dari mulutmu anggur itu! 6Sebab maju menyerang negeriku suatu bangsa yang kuat dan tidak terbilang banyaknya; giginya bagaikan gigi singa, dan taringnya bagaikan taring singa betina.

“Di seluruh dunia, kota-kota menjadi sarang kejahatan. Di mana-mana terlihat dan terdengar kejahatan. Di mana-mana terdapat godaan untuk berbuat cabul dan merusak diri sendiri. Gelombang korupsi dan kejahatan terus meningkat. Setiap hari mencatatkan kekerasan—perampokan, pembunuhan, bunuh diri, dan kejahatan yang tiada terkatakan.” –Country Living, hlm. 5.

JUMAT

6 . Peristiwa menyeluruh luar biasa apakah yang dinubuatkan?

 Yoel 1:15 Wahai, hari itu! Sungguh, hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa.

“Keadaan bangsa kita yang mengerikan memanggil adanya kerendahan hati yang mendalam dari umat Allah. Satu pertanyaan terpenting yang seharusnya kini menyita pikiran setiap orang adalah: Apakah saya siap untuk hari Tuhan? Dapatkah saya bertahan menghadapi ujian berat yang ada di hadapan saya?” –Testimonies for the Church, vol.1, hlm. 355.

SABAT

7 . Ajakan apakah yang berlaku untuk masa lalu maupun masa sekarang ini?

 Yoel 1:14 Adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya; kumpulkanlah para tua-tua dan seluruh penduduk negeri ke rumah TUHAN, Allahmu, dan berteriaklah kepada TUHAN.

“Untuk mempersiapkan satu umat agar berdiri teguh pada hari Allah, maka suatu pekerjaan pembaharuan yang besar harus dilakukan. Allah melihat bahwa banyak dari umat-Nya yang sementara mengaku beriman namun tidak sedang membangun untuk kekekalan, dan dalam belas kasih-Nya Ia hendak mengirimkan pekabaran peringatan untuk membangkitkan mereka dari kelengahan mereka, dan menuntun mereka untuk bersiap-siap menyambut kedatangan Tuhan mereka.

“Peringatan ini diungkapkan dalam Wahyu 14. Di sini terdapat pekabaran rangkap tiga yang disampaikan oleh makhluk-makhluk surgawi (yakni malaikat), dan kemudian akan segera diikuti oleh kedatangan Anak Manusia ‘untuk menuai tuaian di bumi’ (Wahyu 14:15).’” –The Great Controversy, hlm. 311.

PEMBELAJARAN TAMBAHAN

“Kapan pun waktunya tiba, hari Allah akan datang tanpa diduga kepada orang-orang yang tidak saleh. Ketika kehidupan berjalan dalam siklusnya yang tak berubah; ketika manusia asyik dengan kesenangan, bisnis, perdagangan, dan mencari uang; ketika para pemimpin agama mengagungkan kemajuan dan pencerahan dunia, dan orang-orang terbuai dalam rasa aman yang palsu—maka, seperti pencuri tengah malam yang menyelinap masuk ke dalam rumah yang tidak dijaga, demikian pula kehancuran tiba-tiba akan menimpa orang-orang yang lalai dan tidak saleh, dan mereka tidak akan luput..’”The Great Controversy, hlm. 38.

***