Pelajaran Sekolah Sabat 22 Agustus 2026

TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL

PELAJARAN 8 – SABAT, 22 AGUSTUS 2026

Bacalah Laporan Misionaris dari Malaysia

KITAB AMOS

“ADAKAH LAGI ORANG BERSAMA-SAMA ENGKAU?”

Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Matius 6:33.

Janji ini tidak akan pernah gagal. Kita tidak dapat menikmati kasih karunia Allah kecuali kita memenuhi syarat-syarat yang menjadi dasar pemberian kasih karunia-Nya. Dengan demikian, kita akan memperoleh kedamaian, kepuasan, dan hikmat yang tidak dapat diberikan ataupun diambil oleh dunia. Pikiran yang rendah hati dan hati yang bersyukur akan mengangkat kita mengatasi cobaan-cobaan yang picik dan kesulitan-kesulitan yang nyata.” –Conflict and Courage, hlm. 370.

MINGGU

1. Nasihat penting apakah yang diberikan Allah kepada umat-Nya? Mengapa?

Amos 5:4-9 Sebab beginilah firman TUHAN kepada kaum Israel: “Carilah Aku, maka kamu akan hidup! 5Janganlah kamu mencari Betel, janganlah pergi ke Gilgal dan janganlah menyeberang ke Bersyeba, sebab Gilgal pasti masuk ke dalam pembuangan dan Betel akan lenyap.” 6Carilah TUHAN, maka kamu akan hidup, supaya jangan Ia memasuki keturunan Yusuf bagaikan api, yang memakannya habis dengan tidak ada yang memadamkan bagi Betel. 7 Hai kamu yang mengubah keadilan menjadi ipuh dan yang mengempaskan kebenaran ke tanah! 8Dia yang telah membuat bintang kartika dan bintang belantik, yang mengubah kekelaman menjadi pagi dan yang membuat siang gelap seperti malam; Dia yang memanggil air laut dan mencurahkannya ke atas permukaan bumi–TUHAN itulah nama-Nya. 9Dia yang menimpakan kebinasaan atas yang kuat, sehingga kebinasaan datang atas tempat yang berkubu.

“Tunggulah di hadapan-Nya dengan kerendahan hati. Berdoalah dengan sungguh-sungguh untuk pemahaman tentang waktu dimana kita sedang hidup, untuk pemahaman yang lebih penuh tentang maksud-Nya, dan untuk peningkatan ketepatan dalam penyelamatan jiwa….

“Sekarang ini bukanlah waktu untuk main-main atau mementingkan diri sendiri. Jika waktu dimana kita hidup ini gagal untuk benar-benar memengaruhi pikiran kita, maka apakah yang dapat menjangkau kita? …” –Our Father Cares, hlm. 324.

SENIN

2 . Perintah penting apa lagikah yang diberikan Allah kepada mereka? Untuk kepentingan siapakah ini?

Amos 5:14, 15 Carilah yang baik dan jangan yang jahat, supaya kamu hidup; dengan demikian TUHAN, Allah semesta alam, akan menyertai kamu, seperti yang kamu katakan. 15Bencilah yang jahat dan cintailah yang baik; dan tegakkanlah keadilan di pintu gerbang; mungkin TUHAN, Allah semesta alam, akan mengasihani sisa-sisa keturunan Yusuf.

“Tampak ada satu pergerakan besar—suatu karya kebangunan rohani—yang sedang berlangsung di banyak tempat. Umat kita sedang bergerak selaras membentuk barisan, menanggapi panggilan Allah. Tidakkah kita akan memperhatikan suara-Nya? Tidakkah kita akan merapikan pelita kita, dan bertindak seperti orang-orang yang memang sedang menantikan kedatangan Tuhan mereka? Saat ini adalah waktu yang sedang memanggil para pembawa terang, yakni waktunya untuk bertindak.” –Our Father Cares, hlm. 324.

SELASA

3 . Untuk maksud apakah Allah mengukur manusia pada waktu itu? Bagaimana hal itu berlaku bagi dunia dan bagi jemaat-Nya saat ini?

Amos 7:7, 8; 5:3 Inilah yang diperlihatkan-Nya kepadaku: Tampak Tuhan berdiri dekat sebuah tembok yang tegak lurus, dan di tangan-Nya ada tali sipat (tali pengukur). 8Lalu berfirmanlah TUHAN kepadaku: “Apakah yang kaulihat, Amos?” Jawabku: “Tali sipat (tali pengukur)!” Berfirmanlah Tuhan: “Sesungguhnya, Aku akan menaruh tali pengukur di tengah-tengah umat-Ku Israel; Aku tidak akan memaafkannya lagi. 5:3Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH kepada kaum Israel: “Kota yang maju berperang dengan seribu orang, dari padanya akan tersisa seratus orang, dan yang maju berperang dengan seratus orang, dari padanya akan tersisa sepuluh orang.”

“Saat ini manusia dan bangsa-bangsa sedang diuji oleh alat pengukur di tangan Dia yang tidak pernah salah….

“Saat ini tanda-tanda zaman menyatakan bahwa kita sedang berdiri di ambang peristiwa-peristiwa besar dan khidmat. Segala sesuatu di dunia kita sedang bergejolak. Di depan mata kita, sedang digenapi nubuat Juruselamat tentang peristiwa-peristiwa yang akan mendahului kedatangan-Nya.” –Evangelism, hlm. 703.

RABU

4. Peristiwa menakutkan apakah yang merupakan pertanda datangnya malapetaka, terutama di akhir zaman?

Amos 8:9-13 “Pada hari itu akan terjadi,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah. 10Aku akan mengubah perayaan-perayaanmu menjadi perkabungan, dan segala nyanyianmu menjadi ratapan. Aku akan mengenakan kain kabung pada setiap pinggang dan menjadikan gundul setiap kepala. Aku akan membuatnya sebagai perkabungan karena kematian anak tunggal, sehingga akhirnya menjadi seperti hari yang pahit pedih.” 11 “Sesungguhnya, waktu akan datang,” demikianlah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN. 12Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya. 13Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;

“Suatu waktu kelegaan dengan baiknya telah dikaruniakan Allah bagi kita. Setiap kuasa yang diberikan surga kepada kita harus dipergunakan untuk melakukan pekerjaan yang ditugaskan Allah kepada kita bagi jiwa-jiwa yang sedang binasa dalam ketidaktahuan. …

“Setiap hari kita berinteraksi dengan pria dan wanita yang sedang terikat oleh masa penghakiman. Tiap-tiap hari mungkin menjadi garis pemisah bagi sebagian jiwa. Tiap-tiap hari seseorang mungkin telah membuat keputusan yang akan menentukan takdir akhir masa depannya.” –The Review and Herald, 23 November 1905.

KAMIS

5. Mengapa penghakiman Allah tidak dapat dihindari?

Amos 9:1-3 Kulihat Tuhan berdiri dekat mezbah, dan Ia berfirman: “Pukullah hulu tiang dengan keras, sehingga ambang-ambang bergoncang, dan runtuhkanlah itu ke atas kepala semua orang, dan sisa-sisa mereka akan Kubunuh dengan pedang; tidak seorangpun dari mereka akan dapat melarikan diri, dan tidak seorangpun dari mereka akan dapat meluputkan diri. 2Sekalipun mereka menembus sampai ke dunia orang mati, tangan-Ku akan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka naik ke langit, Aku akan menurunkan mereka dari sana. 3Sekalipun mereka bersembunyi di puncak gunung Karmel, Aku akan mengusut dan mengambil mereka dari sana; sekalipun mereka menyembunyikan diri terhadap mata-Ku di dasar laut, Aku akan memerintahkan ular untuk memagut mereka di sana.

“Penghakiman terakhir adalah peristiwa yang sangat khidmat dan dahsyat. Ini harus terjadi di hadapan seluruh alam semesta. Kepada Tuhan Yesus, Bapa telah menyerahkan seluruh penghakiman. Ia akan menyatakan ganjaran kesetiaan kepada hukum Allah. Allah akan dihormati dan pemerintahan-Nya akan diakui kebenarannya dan dimuliakan, sebagaimana yang tetap berlaku di hadapan penduduk dunia-dunia yang tidak jatuh. Dalam skala terbesar yang sebesar-besarnya, pemerintahan Allah akan nyata kebenarannya dan ditinggikan. Ini bukan sekedar penghakiman terhadap satu pribadi atau satu bangsa saja, tetapi bagi seluruh dunia. Oh, betapa besarnya perubahan yang akan terjadi dalam pemahaman semua makhluk ciptaan. Maka, semua pihak pun akan menjadi mengerti tentang nilai kehidupan kekal.” –Letter 131, 14 Oktober 1900.

JUMAT

6. Apa yang akan terjadi pada umat Allah?

Amos 9:9, 10 “Sebab sesungguhnya, Aku memberi perintah, dan Aku mengiraikan (menyaring/menampi) kaum Israel di antara segala bangsa, seperti orang mengiraikan ayak, dan sebiji batu kecilpun tidak akan jatuh ke tanah. 10Oleh pedang akan mati terbunuh semua orang berdosa di antara umat-Ku yang mengatakan: Malapetaka itu tidak akan menyusul dan tidak akan mencapai kami.”

“Namun, hari-hari pemurnian gereja semakin cepat berlalu. Allah akan memiliki umat yang murni dan benar. Dalam penyaringan dahsyat yang akan segera terjadi, kita akan lebih mampu mengukur kekuatan Israel. Tanda-tanda menunjukkan bahwa waktunya sudah dekat ketika Allah akan menyatakan bahwa alat pembersih-Nya ada di tangan-Nya, dan Dia akan membersihkan lantai-Nya secara menyeluruh.” –Counsels for the Church, hlm. 338.

SABAT

7 . Janji besar apakah yang diberikan kepada anak-anak Allah yang setia?

Amos 9:11 “Pada hari itu Aku akan mendirikan kembali pondok Daud yang telah roboh; Aku akan menutup pecahan dindingnya, dan akan mendirikan kembali reruntuhannya; Aku akan membangunnya kembali seperti di zaman dahulu kala,

“Selama enam ribu tahun, iman telah dibangun di atas Kristus. Selama enam ribu tahun banjir dan badai murka setan telah menghantam Batu keselamatan kita; tetapi Batu itu tetap berdiri teguh. …

“Batu karang iman adalah kehadiran Kristus yang hidup di dalam gereja.” –The Desire of Ages, hlm. 413, 414.

PEMBELAJARAN TAMBAHAN

Adalah maksud Allah agar umat-Nya menjadi umat yang disucikan, dimurnikan, dan kudus, yang menyampaikan terang kepada siapapun di sekitar mereka. Adalah maksud-Nya agar, dengan menghidupkan kebenaran dalam hidup mereka, maka mereka menjadi kepujian di bumi. Kasih karunia Kristus cukup untuk mewujudkan hal ini. Tetapi hendaklah umat Allah mengingat bahwa hanya dengan percaya dan menerapkan prinsip-prinsip Injil saja, maka Ia dapat menjadikan mereka kepujian di bumi. Hanya dengan menggunakan kemampuan yang diberikan Allah dalam pelayanan-Nya saja, mereka akan menikmati kepenuhan dan kuasa janji yang telah menjadi dasar bagi gereja. Jika mereka yang mengaku percaya kepada Kristus sebagai Juruselamat mereka hanya mencapai standar rendah menurut ukuran duniawi, berarti ia gagal menghasilkan panen yang melimpah yang diharapkan Allah. ‘Didapati ringan’ akan tertulis dalam catatannya.” –Testimony Treasures, vol. 3, hlm. 205.

***

TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL

***

    LAPORAN MISIONARIS DARI MALAYSIA

Untuk dibacakan pada Sabat, 22 Agustus 2026
Persembahan Sekolah Sabat Istimewa akan dikumpulkan pada Sabat, 29 Agustus 2026

Saudara dan Saudari yang terkasih di dalam Tuhan,

Semoga kasih karunia dan kasih Bapa dalam Yesus menyertai kalian semua. Salam dari ayat Alkitab yang terdapat dalam Pengkhotbah 11:1:

Lemparkanlah rotimu ke air, maka engkau akan mendapatnya kembali lama setelah itu.”

Malaysia adalah sebuah negara di Asia Tenggara. Sebagai monarki konstitusional federal, negara ini terdiri dari tiga belas negara bagian dan tiga wilayah federal, yang dipisahkan oleh Laut Cina Selatan menjadi dua wilayah—Semenanjung Malaysia dan Malaysia Timur di Kalimantan. Semenanjung Malaysia berbatasan darat dan laut dengan Thailand dan berbatasan laut dengan Singapura, Vietnam, dan Indonesia. Malaysia Timur berbatasan darat dengan Brunei dan Indonesia, serta berbatasan laut dengan Filipina dan Vietnam. Kuala Lumpur adalah ibu kota negara, kota terbesar di negara ini, dan tempat kedudukan cabang legislatif pemerintah federal.

Islam adalah agama resmi negara Malaysia, tetapi ada agama lain juga yang dapat dianut oleh warga negara non-Melayu di negara tersebut. Meskipun demikian, seseorang harus beragama Islam untuk dianggap sebagai orang Melayu. Berdasarkan Sensus Penduduk dan Perumahan tahun 2020, 63,5 persen penduduk menganut Islam; 18,7 persen Buddha; 9,1 persen Kristen; 6,1 persen Hindu; dan 2,7 persen agama lain atau tidak memberikan informasi. Sisanya terdiri dari penganut agama lain, termasuk animisme, aliran kepercayaan setempat, Sikhisme, agama Baháʼí, dan sistem kepercayaan lainnya.

Rencana untuk memulai pekerjaan di Malaysia telah dimulai pada tahun 2008, ketika Pendeta Anton Salavyov dan Leonard Jastiva mengunjungi negara bagian Sabah sebagai Perwakilan Regional Asia Pasifik. Mereka mengirim seorang saudari dari Filipina untuk bekerja di Lahad Datu, Sabah, Malaysia. Pada tahun 2009, lima jiwa dibaptis dari Lahad Datu. Kunjungan berikutnya menghasilkan empat orang dari Gereja Advent Hari Ketujuh yang menerima pekabaran Pembaharuan. Sejak saat itu, pekerjaan diperluas di Kota Kinabalu, ibukota Sabah.  Pekerjaan tersebut kemudian dilanjutkan oleh Pendeta Arnolfo Cortez dan Roland De La Paz, dan sebuah gereja didirikan di Lahad Datu. Saudara Cortez tinggal di Sabah selama beberapa bulan untuk memberi semangat kepada jiwa-jiwa yang baru dibaptis dan juga untuk mencari lagi jiwa-jiwa yang tertarik.

Kami mencoba mendaftarkan gereja pada waktu itu, tetapi persyaratan dari pemerintah terlalu sulit untuk dipenuhi. Alasan utamanya adalah Malaysia adalah negara Islam, meskipun mengklaim memberikan kebebasan beragama. Ini berarti bahwa orang Kristen disini masih akan selalu menghadapi diskriminasi. Sangat sulit juga ketika tiga anggota kami meninggal satu demi satu.

Pada tahun 2013, tiga jiwa lagi dibaptis, termasuk Saudara Salleh Suli, yang saat ini menjadi pemimpin Daerahnya. Dia awalnya menerjemahkan untuk Saudara Cortez selama tiga minggu dan menjadi diyakinkan akan pekabaran Pembaharuan. Dia dibaptis bersama istrinya dan saudara lainnya. Sejak saat itu, para anggota melakukan yang terbaik untuk membagikan pekabaran di Sabah dan bagian lain Malaysia. Kami pun dapat menyewa tempat ibadah sampai sebelum krisis COVID-19 dimulai. Kemudian pemilik tempat yang kami sewa menjual properti tersebut, sehingga perlu mencari lokasi yang lebih baik untuk tempat ibadah dan kantor pusat. Saat tulisan ini dibuat, kami memiliki kontak baru di Tamparuli, Kota Belud, Kota Marudu, Inanam, dan Kota Kinabalu. Kami mengadakan beberapa seminar dan konferensi pada tahun 2023 dan 2024, dan banyak orang diundang; tetapi selalu menjadi tantangan ketika kami tidak memiliki tempat ibadah sendiri.

Karena itu, kami memohon kepada Saudara-Saudari untuk kiranya membantu Daerah Malaysia menemukan tempat yang baik sehingga pekerjaan dapat ditegakkan dengan baik dan lebih banyak lagi jiwa yang dapat datang ke kaki Yesus. Mohon ingatlah kiranya pekerjaan di Malaysia ini sementara kami sedang melakukan bagian kami untuk melaksanakan amanat yang Yesus berikan kepada murid-murid-Nya untuk memberitakan Injil Kerajaan kepada semua bangsa. Tuhan kiranya memberkati hati dan persembahan Saudara-Saudari yang murah hati.

Pastor Roland De La Paz
Ketua Divisi Asia

***