TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL
| PELAJARAN 13 – SABAT, 26 SEPTEMBER 2026 |
KITAB MIKHA
“… SEPERTI INIKAH TINDAKAN-NYA”
“Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.” Roma 2:6.
“Buah pohon membuktikan apakah pohon itu baik atau buruk. Pohon yang baik tidak dapat menghasilkan buah yang jahat; demikian pula pohon yang buruk tidak akan dapat menghasilkan buah yang baik. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Marilah kita berbicara dan bekerja sedemikian rupa sehingga buah kita akan menghasilkan kebenaran dan kita membiarkan terang kita bersinar dalam perbuatan baik. Sekedar pengakuan dosa saja tidak akan ada artinya. Hanya kehidupan yang salehlah yang akan disetujui Allah.…” –The Upward Look, hlm. 154.
| MINGGU |
1. Pada masa sulit manakah dalam sejarah umat Allah, Mikha menjalankan misinya?
Mikha 1:1-3 Firman TUHAN yang datang kepada Mikha, orang Moresyet, pada zaman Yotam, Ahas dan Hizkia, raja-raja Yehuda, yakni berkenaan dengan yang dilihatnya tentang Samaria dan Yerusalem. 2Dengarlah, hai bangsa-bangsa sekalian! Perhatikanlah, hai bumi serta isinya! Biarlah Tuhan ALLAH menjadi saksi terhadap kamu, yakni Tuhan dari bait-Nya yang kudus. 3Sebab sesungguhnya, TUHAN keluar dari tempat-Nya dan turun berjejak di atas bukit-bukit bumi.
“Berbeda sekali dengan pemerintahan Ahas yang gegabah, pembaruan yang dilakukan selama pemerintahan putranya yang makmur sangatlah mencolok. Hizkia naik takhta dengan tekad untuk melakukan segala daya upayanya untuk menyelamatkan Yehuda dari nasib yang menimpa kerajaan utara. Pekabaran para nabi tidak memberikan dorongan untuk tindakan yang setengah-setengah. Hanya dengan pembaruan yang tegas yakni menyeluruh saja, maka hukuman yang mengancam dapat dihindari.” –Prophets and Kings, hlm. 331.
| SENIN |
2 . Pertanyaan apa sajakah yang Allah ajukan kepada umat-Nya tentang kondisi rohani mereka?
Mikha 1:5 Semuanya ini terjadi karena pelanggaran Yakub, dan karena dosa kaum Israel. Pelanggaran Yakub itu apa? Bukankah itu Samaria? Dosa kaum Yehuda itu apa? Bukankah itu Yerusalem?
“Allah sedang memanggil umat manusia untuk bertindak di bawah pengawasan-Nya, untuk menerima standar-Nya, untuk membawa semua keputusan dan rencana mereka kepada-Nya, dan untuk mendapatkan persetujuan-Nya. Kekudusan-Nya, keadilan-Nya, adalah untuk menjaga mereka dari tindakan yang tidak sesuai dengan prinsip-Nya.” –The Upward Look, hlm. 227.
| SELASA |
3 . Bagaimana nabi menggambarkan kondisi sosial Yehuda dan Israel?
Mikha 2:1, 2 Celakalah orang-orang yang merancang kedurjanaan dan yang merencanakan kejahatan di tempat tidurnya; yang melakukannya di waktu fajar, sebab hal itu ada dalam kekuasaannya; 2yang apabila menginginkan ladang-ladang, mereka merampasnya, dan rumah-rumah, mereka menyerobotnya; yang menindas orang dengan rumahnya, manusia dengan milik pusakanya!
“Status sosial umat manusia pun tidak boleh diabaikan. Perbudakan, sistem kasta, prasangka rasial yang tidak adil, penindasan terhadap kaum miskin, pengabaian terhadap kaum yang kurang beruntung—semua ini diuraikan sebagai hal yang tidak sesuai dengan ajaran Kristen dan ancaman serius bagi kesejahteraan umat manusia, dan sebagai kejahatan yang ditugaskan oleh Allah untuk diberantas oleh jemaat Kristus.” –Life Sketches, hlm. 473.
| RABU |
4 . Tentang apakah Allah meminta anak-anak Israel untuk berpikir dengan sangat serius?
Mikha 2:7 Bolehkah hal itu dikatakan, keturunan Yakub? Apakah TUHAN kurang sabar? Atau seperti inikah tindakan-Nya? Bukankah firman-Ku baik terhadap orang yang benar kelakuannya?
“Segenap hati harus diserahkan kepada Allah, jika tidak, maka perubahan yang akan memulihkan kita kepada keserupaan dengan-Nya tidak akan pernah terjadi. Secara alami kita telah terasing dari Allah. Roh Kudus menggambarkan kondisi kita dengan kata-kata seperti ini: ‘Mati dalam pelanggaran dan dosa;’ ‘seluruh kepala sakit, dan seluruh hati lemah;’ ‘tidak ada kesehatan di dalamnya.’ Kita terperangkap dalam jerat Setan, ‘ditawan olehnya pada kehendaknya.’ Efesus 2:1; Yesaya 1:5, 6; 2 Timotius 2:26. Allah ingin menyembuhkan kita, dan membebaskan kita. Tetapi, oleh karena hal ini membutuhkan adanya suatu perubahan yang total menyeluruh, yakni suatu pembaharuan seluruh kodrat alamiah kita, maka kita harus menyerahkan diri sepenuhnya kepada-Nya.” –Steps to Christ, hlm. 43.
| KAMIS |
5. Apakah masih ada harapan bagi mereka dalam kondisi penyembahan berhala yang sangat parah itu?
Mikha 2:12 Dengan sungguh-sungguh Aku akan mengumpulkan engkau seluruhnya, hai Yakub, dengan sungguh-sungguh Aku akan menghimpunkan sisa orang Israel; Aku akan menyatukannya seperti kambing domba dalam kandang, seperti kawanan binatang di tengah-tengah padangnya, sehingga ramai dengan manusia!
“Tetapi di Yehuda ada beberapa orang yang tetap setia kepada Allah, yang dengan teguh menolak untuk dituntun ke dalam penyembahan berhala. Kepada merekalah Yesaya dan Mikha serta rekan-rekan mereka menaruh harapan ketika mereka mengamati kehancuran yang terjadi pada tahun-tahun terakhir pemerintahan Ahas. Tempat kudus mereka telah tertutup, tetapi orang-orang yang setia diyakinkan bahwa: ‘Allah menyertai kita.’ ‘TUHAN semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai Yang Kudus; kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar. Ia akan menjadi tempat kudus.’ Yesaya 8:10, 13, 14.” –Prophets and Kings, hlm. 330.
| JUMAT |
6. Apakah hal yang penting saat itu, dan apa yang masih diperlukan sekarang?
Mikha 2:10 Bangkitlah dan pergilah, sebab ini bukan tempat perhentian bagimu! Oleh karena kenajisan maka kamu akan dibinasakan dengan kebinasaan yang tidak terpulihkan.
“Jemaat di _______ dipenuhi dengan kemunduran mereka sendiri, dan mereka tidak dapat memimpikan kemakmuran sampai mereka yang menyebut nama Kristus dapat berwaspada dan berhati-hati untuk menjauh dari segala jenis kejahatan, dan sampai mereka telah belajar untuk menolak yang jahat dan memilih yang baik. Kita diharuskan untuk berjaga-jaga dan berdoa tanpa henti; karena ada jerat yang dipasang di jalan kita, dan kita akan berhadapan dengan tipu muslihat Setan kapanpun dan di manapun, disaat kita bahkan tidak menduganya. Jika pada saat itu kita tidak berjaga-jaga dan berdoa, maka kita akan ditangkap oleh musuh dan menemui kerugian besar.” —Testimonies for the Church, vol. 2, hlm. 397.
| SABAT |
7 . Bagaimana Allah memperlakukan orang-orang percaya yang setia, yang merupakan satu kelompok yang nampaknya sangat kecil jumlahnya yang kelihatan?
Mikha 2:13 Penerobos akan maju di depan mereka; mereka akan menerobos dan berjalan melewati pintu gerbang dan akan keluar dari situ. Raja mereka akan berjalan terus di depan mereka, TUHAN sendiri di kepala barisan mereka!
“Kalian berkata, kita adalah minoritas. Namun demikian, bukankah Allah adalah mayoritas? Jika kita berada di pihak Allah yang menciptakan langit dan bumi, maka bukankah kita berada di pihak yang mayoritas? Kita memiliki malaikat-malaikat yang unggul dalam kekuatan di pihak kita.” – Manuscript 27, 1893.
| PEMBELAJARAN TAMBAHAN |
“Kita sekarang sedang berada di masa di mana kita harus berdiri teguh di pihak kebenaran. Kita harus memelihara kasih kepada jiwa-jiwa, tetapi jangan pernah, jangan pernah sedikitpun untuk menyerahkan sedikitpun kebenaran yang paling penting, karena dengan mempertahankan kebenaran, yakni kebenaran yang murni dan tak tercampur saja, maka kita saat ini, dapat pada membawa kehormatan dan kemuliaan kepada Yesus Kristus, Pangeran kita. Firman adalah roti kehidupan, dan dalam Firman, murid-murid Kristus digambarkan sebagai orang yang memakan dan meminum daging dan darah Kristus,—yakni dengan menjadikan Firman-Nya bagian dari hidup mereka. Tidak ada dusta yang berasal dari kebenaran. Kebenaran akan bertahan dalam menghadapi ujian di masa teori-teori palsu, jika saja, kita tetap berpegang teguh pada permulaan keyakinan kita sampai akhir.”–Sons and Daughters of God, hlm. 196.
***