Pelajaran 21, Sabat 23 Mei 2026
BINATANG-BINATANG DALAM NUBUATAN DAN TANDUK KECIL
“Dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.” Efesus 1:17.
“Oleh karena itu, ketika ia menemukan, dalam pembelajaran tentang Alkitab, berbagai periode kronologis yang, menurut pemahamannya, meluas hingga kedatangan Kristus yang kedua, ia tidak dapat tidak menganggapnya sebagai sebagai hal lain selain sebagai ‘waktu yang telah ditetapkan sebelumnya,’ (Kisah 17:26 KJV) yang telah Allah nyatakan kepada hamba-Nya. ‘Hal-hal yang tersembunyi,’ kata Musa, ialah milik TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita sampai selama-lamanya,’ dan Allah juga menyatakan melalui nabi Amos, bahwa Dia ‘tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.’ Ulangan 29:29; Amos 3:7. Oleh karena itu, para pelajar firman Allah dapat dengan yakin mengharapkan untuk menemukan peristiwa paling menakjubkan yang terjadi dalam sejarah manusia yang ditunjukkan dengan jelas dalam Kitab Suci kebenaran.” —Christ in His Sanctuary, hlm. 53.
MINGGU
1. Penglihatan apakah yang ditunjukkan kepada Daniel mengenai kekuatan-kekuatan tertentu dunia ini?
Daniel 8:3-9 Aku mengangkat mukaku dan melihat, tampak seekor domba jantan berdiri di depan sungai itu; tanduknya dua dan kedua tanduk itu tinggi, tetapi yang satu lebih tinggi dari yang lain, dan yang tinggi itu tumbuh terakhir. 4Aku melihat domba jantan itu menanduk ke barat, ke utara dan ke selatan, dan tidak ada seekor binatangpun yang tahan menghadapi dia, dan tidak ada yang dapat membebaskan dari kuasanya; ia berbuat sekehendak hatinya dan membesarkan diri. 5Tetapi sementara aku memperhatikannya, tampak seekor kambing jantan datang dari sebelah barat, yang melintasi seluruh bumi tanpa menginjak tanah; dan kambing jantan itu mempunyai satu tanduk yang aneh di antara kedua matanya. 6Ia datang pada domba jantan yang dua tanduknya dan yang kulihat berdiri di depan sungai itu, lalu menyerangnya dengan keganasan yang hebat. 7Aku melihatnya mendekati domba jantan itu; ia menggeram, lalu ditanduknya domba jantan itu, dipatahkannya kedua tanduknya, dan domba jantan itu tidak berdaya untuk tahan menghadapi dia; dihempaskannya dia ke bumi, diinjak-injaknya, dan tidak ada yang melepaskan domba jantan itu dari kuasanya. 8Kambing jantan itu sangat membesarkan dirinya, tetapi ketika ia sampai pada puncak kuasanya, patahlah tanduk yang besar itu, lalu pada tempatnya tumbuh empat tanduk yang aneh, sejajar dengan keempat mata angin yang dari langit. 9Maka dari salah satu tanduk itu muncul suatu tanduk kecil, yang menjadi sangat besar ke arah selatan, ke arah timur dan ke arah Tanah Permai.
“Semua yang telah Allah tetapkan dalam sejarah nubuatan untuk digenapi di masa lalu telah digenapi, dan semua yang akan datang, juga akan digenapi sesuai urutannya. Daniel, nabi Allah, telah berdiri di tempatnya. Yohanes pun berdiri di tempatnya. Dalam kitab Wahyu, ‘Singa dari Yehuda’ telah membuka kitab Daniel bagi para pelajar nubuat, dan demikianlah Daniel berdiri di tempatnya. Ia memberikan kesaksiannya, mengenai apa yang Allah nyatakan kepadanya dalam penglihatan tentang peristiwa-peristiwa besar dan khidmat yang harus kita ketahui, selagi kita sedang berdiri di ambang penggenapannya.” —Selected Messages, buku 2, hlm. 109.
SENIN
2. Apakah yang telah dinubuatkan akan terjadi pada tahun 330 dan 323 SM?
Daniel 8:20-22 Domba jantan yang kaulihat itu, dengan kedua tanduknya, ialah raja-raja orang Media dan Persia. 21Dan kambing jantan yang berbulu kesat itu ialah raja negeri Yunani, dan tanduk besar yang di antara kedua matanya itu ialah raja yang pertama. 22Dan bahwa tanduk itu patah dan pada tempatnya itu muncul empat buah, berarti: empat kerajaan akan muncul dari bangsa itu, tetapi tidak sekuat yang terdahulu.
“Kebenaran-kebenaran yang telah terungkap sesuai urutannya, seiring kita maju di sepanjang garis nubuat yang dinyatakan dalam Firman Allah, adalah kebenaran, yang suci dan kekal, bahkan sampai pada hari ini. Mereka yang telah menempuh jalan ini selangkah demi selangkah dalam sejarah pengalaman kita di masa lalu, danmelihat rantai kebenaran dalam nubuat-nubuat itu, akan disiapkan untuk menerima dan menaati setiap sinar terangnya. Mereka sedang berdoa, berpuasa, mencari, dan menggali kebenaran seperti mencari harta karun tersembunyi, dan Roh Kudus, sebagaimana yang kita tahu, sedang mengajar dan membimbing kita.” —Ye Shall Receive Power, hlm. 234.
SELASA
3. Kerajaan apa saja yang telah diperlihatkan kepada nabi sebelumnya? Bagaimana akhir dari kerajaan-kerajaan itu?
Daniel 2:32, 33; 7:5-7 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, 33sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat…. 7:5Dan tampak ada seekor binatang yang lain, yang kedua, rupanya seperti beruang; ia berdiri pada sisinya yang sebelah, dan tiga tulang rusuk masih ada di dalam mulutnya di antara giginya. Dan demikianlah dikatakan kepadanya: Ayo, makanlah daging banyak-banyak. 6Kemudian aku melihat, tampak seekor binatang yang lain, rupanya seperti macan tutul; ada empat sayap burung pada punggungnya, lagipula binatang itu berkepala empat, dan kepadanya diberikan kekuasaan. 7Kemudian aku melihat dalam penglihatan malam itu, tampak seekor binatang yang keempat, yang menakutkan dan mendahsyatkan, dan ia sangat kuat. Ia bergigi besar dari besi; ia melahap dan meremukkan, dan sisanya diinjak-injaknya dengan kakinya; ia berbeda dengan segala binatang yang terdahulu; lagipula ia bertanduk sepuluh.
“Dari kebangkitan dan kejatuhan bangsa-bangsa sebagaimana yang dijelaskan dalam kitab Daniel dan Wahyu, kita perlu belajar betapa tidak berharganya kemuliaan lahiriah dan duniawi semata. Babel, dengan segala kekuasaan dan kemegahannya, yang belum pernah dilihat dunia kita sejak saat itu—kekuasaan dan kemegahan yang bagi orang-orang pada masa itu tampak begitu stabil dan terkesan abadi—betapa lenyapnya ia sepenuhnya! Seperti ‘bunga rumput’ ia telah binasa. Yakobus 1:10. Demikian pula lenyapnya kerajaan Media-Persia, dan kerajaan Yunani dan Romawi. Dan demikianlah binasanya segala sesuatu yang tidak berlandaskan pada Allah. Hanya yang terikat dengan tujuan-Nya, dan yang menyatakan tabiat-Nya saja, yang dapat bertahan. Prinsip-prinsip-Nya adalah satu-satunya hal yang teguh yang ada di dunia kita.” —Prophets and Kings, hlm. 548.
RABU
4. Nubuat penting apakah yang berkaitan dengan angka yang disampaikan kepadanya?
Daniel 8:14, 19 Maka ia menjawab: “Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi, lalu tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar (dibersihkan).”…. 19Lalu berkatalah ia: “Kuberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi pada akhir murka ini, sebab hal itu mengenai akhir zaman.
“Pertanyaannya, Apakah tempat kudus itu? dijawab dengan jelas dalam Alkitab. Istilah ‘tempat kudus,’ sebagaimana digunakan dalam Alkitab, pertama-tama merujuk pada kemah suci yang dibangun oleh Musa, sesuai pola dari yang di surga; dan kedua, pada ‘kemah sejati’ di surga, yang menjadi acuan tempat kudus di bumi. Pada kematian Kristus, pelayanan simbolis berakhir. ‘Kemah sejati’ di surga adalah tempat kudus perjanjian baru. Dan sebagaimana nubuat Daniel 8:14 telah digenapi dalam peristiwa ini, tempat kudus yang dirujuknya pastilah tempat kudus perjanjian baru. Pada akhir 2300 hari, pada tahun 1844, sudah tidak ada tempat kudus di bumi selama berabad-abad. Dengan demikian, nubuat, ‘Sampai lewat dua ribu tiga ratus petang dan pagi; lalu tempat kudus itu akan dipulihkan (dibersihkan),’ tanpa diragukan lagi adalah menunjuk pada tempat kudus yang di surga.” —The Great Controversy, hlm. 417.
KAMIS
5. Bagaimanakah penglihatan ini memengaruhi Daniel?
Daniel 8:26, 27 Adapun penglihatan tentang petang dan pagi itu, apa yang dikatakan tentang itu adalah benar. Tetapi engkau, sembunyikanlah penglihatan itu, sebab hal itu mengenai masa depan yang masih jauh. 27Maka aku, Daniel, lelah dan jatuh sakit beberapa hari lamanya; kemudian bangunlah aku dan melakukan pula urusan raja. Dan aku tercengang-cengang tentang penglihatan itu, tetapi tidak memahaminya.
JUMAT
6. Seberapa pentingkah nubuat dalam kitab Daniel ini bagi umat Allah saat ini?
Daniel 8:16, 17 dan aku mendengar dari tengah sungai Ulai itu suara manusia yang berseru: “Gabriel, buatlah orang ini memahami penglihatan itu!” 17Lalu datanglah ia ke tempat aku berdiri, dan ketika ia datang, terkejutlah aku dan jatuh tertelungkup, lalu ia berkata kepadaku: “Pahamilah, anak manusia, bahwa penglihatan itu mengenai akhir masa!”
“Sebagaimana dalam upacara bayangan, terdapat pekerjaan penebusan dosa (pendamaian) di akhir tahun, demikian pula sebelum pekerjaan Kristus untuk penebusan manusia selesai, ada pekerjaan pendamaian yakni penebusan dosa untuk membersihkan dosa dari tempat kudus. Inilah upacara yang telah dimulai ketika periode 2300 hari berakhir. Pada waktu itu, seperti yang telah dinubuatkan oleh nabi Daniel, Imam Besar kita memasuki tempat mahakudus, untuk melakukan bagian terakhir dari pekerjaan-Nya yang khidmat—yakni untuk membersihkan tempat kudus itu.” —The Great Controversy, hlm. 421.
SABAT
7. Bagaimanakah nubuat ini berkaitan dengan sejarah kehidupan masa kini?
Amos 3:7, 8 Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. 8Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?
“Dengan demikian, mereka yang mengikuti dalam terang firman nubuatan dapat melihat dan mengerti bahwa, Kristus bukanlah datang ke bumi ini pada akhir masa 2300 hari pada tahun 1844, melainkan memasuki tempat mahakudus di bait suci surgawi untuk melakukan pekerjaan pendamaian (penghakiman) yakni penebusan terakhir sebagai persiapan kedatangan-Nya.” —The Great Controversy, hlm. 422.
UNTUK PEMBELAJARAN TAMBAHAN
“Dalam sejarah dan nubuatan, Firman Allah telah menggambarkan konflik panjang dan berkelanjutan antara kebenaran dan kesalahan. Konflik itu masih berlangsung. Hal-hal yang telah terjadi akan terulang. Kontroversi yang lama akan dihidupkan kembali, dan teori-teori baru akan terus bermunculan. Tetapi umat Allah, yang dalam keyakinan iman mereka akan penggenapan nubuat, telah berperan dalam pemberitaan pekabaran malaikat pertama, kedua, dan ketiga, tahu di mana posisi mereka…. Mereka harus berdiri teguh seperti batu karang, dan memegang teguh keyakinan iman mereka sebagaimana yang mula-mula, sampai akhir.”—Selected Messages, buku 2, hlm. 109.