TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL
| PELAJARAN 3 – SABAT 18 JULI 2026 |
KITAB YOEL
“APAKAH SANGKUT PAUTMU DENGAN AKU?”
“Di hadapan Allah dan Kristus Yesus yang akan menghakimi orang yang hidup dan yang mati, aku berpesan dengan sungguh-sungguh kepadamu demi penyataan-Nya dan demi Kerajaan-Nya.” 2 Timotius 4:1.
“Kristus ingin semua orang memahami peristiwa kedatangan-Nya yang kedua. Adegan penghakiman akan berlangsung di hadapan seluruh dunia; karena dalam penghakiman ini pemerintahan Allah akan ditegakkan, dan hukum-Nya akan dinyatakan sebagai yang ‘kudus, benar (adil), dan baik.’ (Roma 7:12). Kemudian setiap perkara akan diputuskan, dan putusan penghakiman akan dijatuhkan kepada semua orang. Dosa tidak akan tampak menarik lagi, tetapi akan terlihat dalam segala keburukannya yang mengerikan.” –Maranatha, hlm. 292.
| MINGGU |
1. Apakah yang akan Allah lakukan dengan dunia ini?
Yoel 3:11-14 Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu 12Baiklah bangsa-bangsa bergerak dan maju ke lembah Yosafat, sebab di sana Aku akan duduk untuk menghakimi segala bangsa dari segenap penjuru. 13Ayunkanlah sabit, sebab sudah masak tuaian; marilah, iriklah, sebab sudah penuh tempat anggur; tempat-tempat pemerasan kelimpahan, sebab banyak kejahatan mereka. 14Banyak orang, banyak orang di lembah penentuan! Ya, sudah dekat hari TUHAN di lembah penentuan!
Wahyu 16:14-16 Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Allah Yang Mahakuasa. 15Lihatlah, Aku datang seperti pencuri. Berbahagialah dia, yang berjaga-jaga dan yang memperhatikan pakaiannya, supaya ia jangan berjalan dengan telanjang dan jangan kelihatan kemaluannya. 16Lalu ia mengumpulkan mereka di tempat, yang dalam bahasa Ibrani disebut Harmagedon.
“Ketidakbertarakan menyingkirkan akal sehat; sementara kesenangan duniawi, perselisihan, dan pertumpahan darah pun datang menyusulnya. Setan senang akan perang, karena perang membangkitkan nafsu terburuk jiwa dan kemudian membawa korbannya ke dalam kekelaman kekal yang berlumuran kejahatan dan darah. Tujuannya adalah untuk menghasut bangsa-bangsa untuk berperang satu sama lain, karena dengan demikian ia dapat mengalihkan pikiran orang-orang dari pekerjaan persiapan untuk dapat berdiri teguh pada hari Allah.” –The Great Controversy, hlm. 589.
| SENIN |
2. Apakah yang akan Allah lakukan, dan mengapa?
Yoel 3:2 Aku akan mengumpulkan segala bangsa dan akan membawa mereka turun ke lembah Yosafat; Aku akan berperkara dengan mereka di sana mengenai umat-Ku dan milik-Ku sendiri, Israel, oleh karena mereka mencerai-beraikannya ke antara bangsa-bangsa dan membagi-bagi tanah-Ku,
Wahyu 14:15 Maka keluarlah seorang malaikat lain dari Bait Suci; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada Dia yang duduk di atas awan itu: “Ayunkanlah sabit-Mu itu dan tuailah, karena sudah tiba saatnya untuk menuai; sebab tuaian di bumi sudah masak.”
“Selama enam ribu tahun, pertentangan besar telah berlangsung; Putra Allah dan para utusan surgawi-Nya telah berkonflik dengan kuasa si jahat, untuk memperingatkan, menerangi, dan menyelamatkan anak-anak manusia. Sekarang semua telah mengambil keputusan; orang-orang jahat telah sepenuhnya bersatu dengan Setan dalam peperangannya melawan Allah. Waktunya telah tiba bagi Allah untuk menegakkan otoritas hukum-Nya yang telah ditindas. Sekarang pertentangan itu bukan hanya dengan Setan, tetapi juga dengan manusia. ‘TUHAN mempunyai pertentangan dengan bangsa-bangsa.’ (Yeremia 25:31 KJV).” –The Great Controversy, hlm. 656.
| SELASA |
3 . Konflik apakah yang telah dinubuatkan?
Yoel 3:9–11 Maklumkanlah hal ini di antara bangsa-bangsa: bersiaplah untuk peperangan, gerakkanlah para pahlawan; suruhlah semua prajurit tampil dan maju! 10Tempalah mata bajakmu menjadi pedang dan pisau-pisau pemangkasmu menjadi tombak; baiklah orang yang tidak berdaya berkata: “Aku ini pahlawan!” 11Bergeraklah dan datanglah, hai segala bangsa dari segenap penjuru, dan berkumpullah ke sana! Bawalah turun, ya TUHAN, pahlawan-pahlawan-Mu.
“Rasul Paulus menunjukkan penghakiman ini sebagai peristiwa yang mengikuti kedatangan kedua. ‘Karena itu, janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Ia akan menerangi, (menyingkapkan apa yang tersembunyi), dan Ia akan memperlihatkan apa yang direncanakan di dalam hati.’ 1 Korintus 4:5. Daniel menyatakan bahwa ketika Yang Maha Tua datang, ‘hak penghakiman diberikan kepada orang-orang kudus milik Allah Yang Mahatinggi.’ Daniel 7:22 KJV. Pada saat ini orang-orang benar akan memerintah sebagai raja dan imam bagi Allah. Yohanes dalam kitab Wahyu menyatakan: ‘Aku melihat takhta-takhta, dan mereka duduk di atasnya, dan hak penghakiman diberikan kepada mereka.’ ‘Mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan akan memerintah bersama dengan Dia seribu tahun lamanya.’ Wahyu 20:4, 6 KJV. Pada saat inilah, seperti yang dinubuatkan oleh Paulus, ‘orang-orang kudus akan menghakimi dunia.’ 1 Korintus 6:2. Dalam persatuan dengan Kristus mereka akan menghakimi orang-orang jahat, membandingkan perbuatan mereka dengan kitab hukum, yakni Alkitab, dan memutuskan setiap perkara sesuai dengan perbuatan yang dilakukan di dalam tubuh. Kemudian bagian yang harus diderita oleh orang-orang jahat akan ditentukan sesuai dengan perbuatan mereka; dan itu dicatat pada nama mereka di dalam kitab kematian.” –The Great Controversy, hlm. 660.
| RABU |
4. Bagaimanakah Allah akan menyatakan Diri-Nya, dan pekabaran apakah yang akan disampaikan?
Yoel 3:16, 17 TUHAN mengaum dari Sion, dari Yerusalem Ia memperdengarkan suara-Nya, dan langit dan bumi bergoncang. Tetapi TUHAN adalah tempat perlindungan (pengharapan) bagi umat-Nya, dan benteng (kekuatan) bagi orang Israel. 17Maka kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, adalah Allahmu, yang diam di Sion, gunung-Ku yang kudus. Dan Yerusalem akan menjadi kudus, dan orang-orang luar tidak akan melintasinya lagi.
“Selama enam ribu tahun, pekerjaan pemberontakan Setan telah ‘membuat bumi bergetar.’ Ia telah ‘membuat dunia seperti padang gurun dan menghancurkan kota-kotanya.’ Dan ia ‘tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah.’ (Yesaya 14:16, 17). Selama enam ribu tahun rumah penjara Setan telah mengurung umat Allah, dan ia ingin menahan mereka sebagai tawanan selamanya; tetapi Kristus telah mematahkan belenggunya dan sedang membebaskan para tawanan.” –The Great Controversy, hlm. 659.
| KAMIS |
5 . Hal kontras apakah yang akan terungkap?
Yoel 3:19-21 Mesir akan menjadi sunyi sepi, dan Edom akan menjadi padang gurun tandus, oleh sebab kekerasan terhadap keturunan Yehuda, oleh karena mereka telah menumpahkan darah orang yang tak bersalah di tanahnya. 20Tetapi Yehuda tetap didiami untuk selama-lamanya dan Yerusalem turun-temurun. 21Aku akan membalas darah mereka yang belum Kubalas; TUHAN tetap diam di Sion.
“Penghakiman akan dilakukan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan Allah. Semua akan dihakimi melalui hukum yang seharusnya ditaati manusia, tetapi yang justru ditolak banyak orang. Karena melalui hukum itulah tabiat diuji, setiap orang akan menemukan tempatnya yang tepat dalam salah satu dari dua golongan. Ia akan kudus bagi Tuhan melalui ketaatan kepada hukum-Nya, atau ternoda oleh dosa melalui pelanggaran. Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya, dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. Kemudian laki-laki dan perempuan akan melihat bahwa perbuatan mereka sendirilah yang telah menentukan nasib mereka.” –The Review and Herald, 18 Juni 1901.
| JUMAT |
6 . Apa yang pada akhirnya akan dibinasakan sepenuhnya?
Yoel 2:3, 4 Di depannya api memakan habis, di belakangnya nyala api berkobar. Tanah di depannya seperti Taman Eden, tetapi di belakangnya padang gurun tandus, dan sama sekali tidak ada yang dapat luput. 4Rupanya seperti kuda, dan seperti kuda balapan mereka berlari.
“Maka genaplah firman nabi: ‘TUHAN murka atas segala bangsa, dan hati-Nya panas atas segenap tentara mereka. Ia telah mengkhususkan mereka untuk ditumpas (dibinasakan) dan menyerahkan mereka untuk dibantai.’ Yesaya 34:2. ‘Ia menghujani orang-orang fasik dengan arang berapi dan belerang; angin yang menghanguskan, itulah isi piala mereka.’ Mazmur 11:6. Api turun dari Allah dari surga. Bumi terbelah. Senjata-senjata yang tersembunyi di kedalamannya dikeluarkan. Api yang melahap meletus dari setiap jurang yang menganga. Bahkan batu-batu pun terbakar. Hari itu telah tiba yang ‘seperti jerami dan akan terbakar.’ Maleakhi 4:1. Unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap. (2 Petrus 3:10.) ‘Sebab dari dahulu sudah diatur tempat pembakaran–bukankah itu untuk raja–dasarnya dibuat dalam dan lapang, pancakanya penuh api dan kayu; nafas TUHAN menghanguskannya seperti sungai belerang.’ Yesaya 30:33. Permukaan bumi tampak seperti massa cair—danau api yang luas dan bergejolak. Ini adalah waktu penghakiman dan kebinasaan orang-orang fasik, ‘hari pembalasan dan tahun pengganjaran karena perkara Sion.’ Yesaya 34:8.” –The Story of Redemption, hlm. 428.
| SABAT |
7. Di manakah umat Allah akan tinggal dengan aman?
Yoel 3:18 Pada waktu itu akan terjadi, bahwa gunung-gunung akan meniriskan anggur baru, bukit-bukit akan mengalirkan susu, dan segala sungai Yehuda akan mengalirkan air; mata air akan terbit dari rumah TUHAN dan akan membasahi lembah Sitim.
“Sementara bumi diliputi api pembalasan Allah, orang-orang benar tinggal dengan aman di Kota Suci. Kematian kedua tidak berkuasa atas mereka yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama. (Wahyu 20:6). Sementara Allah bagi orang-orang jahat adalah api yang menghanguskan, Dia bagi umat-Nya adalah matahari dan perisai. (Mazmur 84:11).” –The Story of Redemption, hlm. 429.
| PEMBELAJARAN TAMBAHAN |
“Akan tiba suatu hari ketika misteri-misteri Allah akan terlihat, dan semua jalan-Nya akan dibenarkan; ketika keadilan, belas kasihan, dan kasih akan menjadi atribut takhta-Nya. Ketika peperangan duniawi telah usai, dan semua orang kudus telah berkumpul di surga, maka tema pertama kita adalah nyanyian Musa, hamba Allah. Tema kedua adalah nyanyian Anak Domba, nyanyian kasih karunia dan penebusan. Nyanyian ini akan lebih lantang, lebih agung, dan dengan nada yang lebih mulia, bergema dan berulang-ulang di seluruh istana surgawi. Demikianlah nyanyian pemeliharaan Allah dinyanyikan, menghubungkan berbagai perjanjian; karena semuanya kini terlihat tanpa tabir antara hukum, nubuat, dan Injil. Sejarah gereja di bumi dan gereja yang ditebus di surga semuanya berpusat pada salib Kalvari. Inilah temanya, inilah nyanyiannya, —Kristus adalah segalanya dan di dalam segalanya, —dalam nyanyian pujian yang bergema di surga dari ribuan dan sepuluh ribu kali sepuluh ribu dan sejumlah besar orang yang ditebus. Semua bersatu dalam nyanyian Musa dan Anak Domba ini. Ini adalah nyanyian baru, karena belum pernah dinyanyikan sebelumnya di surga.” –Testimonies to Ministers and Gospel Workers, hlm. 433.
***