TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL
| PELAJARAN 4 – SABAT 25 JULI 2026 |
KITAB YUNUS
“DARI BANGSA MANAKAH ENGKAU?”
“Yang satu akan berkata: Aku kepunyaan TUHAN, yang lain akan menyebut dirinya dengan nama Yakub, dan yang ketiga akan menuliskan pada tangannya: Kepunyaan TUHAN, dan akan menggelari dirinya dengan nama Israel.” Yesaya 44:5.
“Ketaatan kita kepada perintah-Nya membuktikan apakah kita benar-benar anak-anak Allah. Kita cenderung khawatir dengan keadaan yang terjadi di dunia kita. Allah mengetahui segalanya tentang hasilnya.” –The Upward Look, hlm. 44.
| MINGGU |
1 . Misi apakah yang Allah berikan kepada nabi Yunus? Bagaimana ia menanggapi perintah ini?
Yunus 1:1-3 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian: 2“Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku.” 3Tetapi Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
“Ketika sang nabi memikirkan kesulitan dan kemustahilan yang tampak dari tugas ini, ia tergoda untuk mempertanyakan kebijaksanaan panggilan tersebut. Dari sudut pandang manusia, memang tampaknya tidak ada yang bisa diperoleh dengan menyampaikan pekabaran yang demikian di kota yang angkuh itu. Untuk sesaat ia lupa bahwa Allah yang dilayaninya adalah Yang Maha-Bijaksana dan Maha-Kuasa. Sementara ia ragu-ragu, dan dalam kebimbangan, Setan pun menghujaninya dengan keputusasaan.” –Prophets and Kings, hlm. 266.
| SENIN |
2. Apakah yang terjadi? Ciri tabiat apakah yang terungkap dari para awak kapal dan nahkoda kapal?
Yunus 1:4-6 Tetapi TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur. 5Awak kapal menjadi takut, masing-masing berteriak-teriak kepada allahnya, dan mereka membuang ke dalam laut segala muatan kapal itu untuk meringankannya. Tetapi Yunus telah turun ke dalam ruang kapal yang paling bawah dan berbaring di situ, lalu tertidur dengan nyenyak. 6Datanglah nakhoda mendapatkannya sambil berkata: “Bagaimana mungkin engkau tidur begitu nyenyak? Bangunlah, berserulah kepada Allahmu, barangkali Allah itu akan mengindahkan kita, sehingga kita tidak binasa.”
“Dalam tugas yang diberikan kepadanya, Yunus telah dipercayakan dengan tanggung jawab yang berat; namun Dia yang telah memerintahnya untuk pergi sungguh mampu menopang hamba-Nya dan memberinya keberhasilan. Seandainya nabi itu langsung taat tanpa ragu, maka ia akan terhindar dari banyak pengalaman pahit, dan akan diberkati secara berlimpah. Namun pada saat keputusasaan Yunus, Tuhan tidak meninggalkannya. Melalui serangkaian cobaan dan kejadian-kejadian yang aneh, kepercayaan nabi itu kepada Tuhan dan pada kuasa-Nya yang tak terbatas untuk menyelamatkan pun dihidupkan kembali.” –Prophets and Kings, hlm. 266.
| SELASA |
3. Percakapan penting apakah yang terjadi selanjutnya?
Yunus 1:8-12 Berkatalah mereka kepadanya: “Beritahukan kepada kami, karena siapa kita ditimpa oleh malapetaka ini. Apa pekerjaanmu dan dari mana engkau datang, apa negerimu dan dari bangsa manakah engkau?” 9Sahutnya kepada mereka: “Aku seorang Ibrani; aku takut akan TUHAN, Allah yang empunya langit, yang telah menjadikan lautan dan daratan.” 10Orang-orang itu menjadi sangat takut, lalu berkata kepadanya: “Apa yang telah kauperbuat?” –sebab orang-orang itu mengetahui, bahwa ia melarikan diri, jauh dari hadapan TUHAN. Hal itu telah diberitahukannya kepada mereka. 11Bertanyalah mereka: “Akan kami apakan engkau, supaya laut menjadi reda dan tidak menyerang kami lagi, sebab laut semakin bergelora.” 12Sahutnya kepada mereka: “Angkatlah aku, campakkanlah aku ke dalam laut, maka laut akan menjadi reda dan tidak menyerang kamu lagi. Sebab aku tahu, bahwa karena akulah badai besar ini menyerang kamu.”
“Dunia saat ini sedang sangat membutuhkan pernyataan Kristus Yesus dalam pribadi umat kudus-Nya. Allah menginginkan agar umat-Nya berdiri di hadapan dunia sebagai umat yang kudus. Mengapa? Karena ada dunia yang perlu diselamatkan oleh terang kebenaran Injil; dan karena pekabaran kebenaran yang akan memanggil manusia keluar dari kegelapan menuju terang Allah yang ajaib harus diberikan oleh jemaat-Nya, maka kehidupan para anggotanya, yang dikuduskan oleh Roh kebenaran, haruslah menjadi saksi kebenaran dari pekabaran-pekabaran yang diberitakan. . . .
“Dunia membutuhkan pembuktian prinsip kekristenan yang nyata dalam kehidupan. Mengingat bahwa mereka yang mengaku sebagai pengikut Kristus menjadi tontonan bagi dunia yang tidak percaya, maka sudah sepatutnya mereka memastikan bahwa mereka berada dalam hubungan yang benar dengan Tuhan.” –The Review and Herald, 31 Maret 1910.
| RABU |
4 . Apakah yang terjadi pada nabi itu?
Yunus 1:15-17 Kemudian mereka mengangkat Yunus, lalu mencampakkannya ke dalam laut, dan laut berhenti mengamuk. 16 Orang-orang itu menjadi sangat takut kepada TUHAN, lalu mempersembahkan korban sembelihan bagi TUHAN serta mengikrarkan nazar. 17 Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.
“Sisi terang dan gembira dari agama akan diwakili oleh tiap orang yang mau menyerahkan diri kepada Allah tiap-tiap hari. Kita tidak boleh menghina Allah kita dengan menceritakan cobaan yang tampak menyedihkan. Semua cobaan yang diterima sebagai pelajaran, akan menghasilkan sukacita. Seluruh kehidupan dalam kehidupan kerohanian pun akan membangkitkan semangat, meluhurkan, memuliakan, dan akan semerbak mewangi dengan kata-kata dan perbuatan yang baik.” –God’s Amazing Grace, hlm. 184.
| KAMIS |
5. Apakah yang dilakukan nabi itu? Apa yang dia serukan kepada Allah?
Yunus 2:1, 2 Berdoalah Yunus kepada TUHAN, Allahnya, dari dalam perut ikan itu, 2katanya: “Dalam kesusahanku aku berseru kepada TUHAN, dan Ia menjawab aku, dari tengah-tengah dunia orang mati aku berteriak, dan Kaudengarkan suaraku.
“Dengan memandang kepada Yesus, Sang Pencipta dan Penyempurna iman, yang menanggung pertentangan orang berdosa terhadap diri-Nya, orang percaya akan dengan rela menghadapi penghinaan dan ejekan. Dan pertolongan serta kasih karunia yang cukup untuk setiap keadaan telah dijanjikan oleh Dia yang firman-Nya adalah kebenaran. Lengan-Nya yang kekal melingkupi jiwa yang berpaling kepada-Nya untuk meminta pertolongan. Dalam pemeliharaan-Nya kita dapat memperoleh perhentian dengan aman, sambil berkata, ‘Pada waktu aku takut, aku akan percaya kepada-Mu.’ Mazmur 56:3 KJV. Kepada semua yang menaruh kepercayaan mereka kepada-Nya, Allah akan memenuhi janji-Nya.” –The Acts of the Apostles, hlm. 467.
| JUMAT |
6. Kebenaran penting apakah yang diungkapkan Yunus?
Yunus 2:6-9 di dasar gunung-gunung. Aku tenggelam ke dasar bumi; pintunya terpalang di belakangku untuk selama-lamanya. Ketika itulah Engkau naikkan nyawaku dari dalam liang kubur, ya TUHAN, Allahku. 7Ketika jiwaku letih lesu di dalam aku, teringatlah aku kepada TUHAN, dan sampailah doaku kepada-Mu, ke dalam bait-Mu yang kudus. 8Mereka yang berpegang teguh pada berhala kesia-siaan, merekalah yang meninggalkan Dia, yang mengasihi mereka dengan setia. 9Tetapi aku, dengan ucapan syukur akan kupersembahkan korban kepada-Mu; apa yang kunazarkan akan kubayar. …
“Tabiat Kristen dikembangkan bukan dalam keadaan yang bebas dari cobaan, tetapi di tengah-tengahnya. Dengan menghadapi penolakan dan perlawanan, menuntun pengikut Kristus kepada kewaspadaan yang lebih besar dan doa yang lebih sungguh-sungguh kepada Penolong yang perkasa. Cobaan berat yang ditanggung oleh kasih karunia Allah mengembangkan kesabaran, kewaspadaan, ketabahan, dan kepercayaan yang dalam dan teguh kepada Allah. Kemenangan iman Kristen adalah kemampuannya untuk memungkinkan para pengikutnya untuk menderita dan tetap kuat; untuk tunduk, dan dengan demikian menang; untuk menerima ancaman pembunuhan sepanjang hari, namun tetap hidup; untuk memikul salib, dan dengan demikian memenangkan mahkota kemuliaan.” –The Acts of the Apostles, hlm. 467.
| SABAT |
7. Apakah hasilnya?
Yunus 2:9, 10 … Keselamatan adalah dari TUHAN!” 10 Lalu berfirmanlah TUHAN kepada ikan itu, dan ikan itupun memuntahkan Yunus ke darat.
“Segala ketentuan telah disediakan dalam firman Allah agar semua orang dapat memperoleh pertolongan ilahi dalam usaha mereka untuk mengatasi tantangan. Jika mereka selalu mengingat Yesus, maka mereka akan diubahkan menjadi serupa dengan gambar-Nya. Semua orang yang dengan iman memiliki Kristus di dalam diri mereka membawa kuasa dalam pekerjaan mereka yang membuat mereka berhasil. Mereka akan terus bertumbuh menjadi semakin tepat guna dalam pekerjaan mereka, dan berkat Allah, yang ditunjukkan dalam kemakmuran pekerjaan itu, akan menjadi kesaksian bahwa mereka memang pekerja bersama Kristus.” –Testimony Treasures, vol. 2, hlm. 219.
| PEMBELAJARAN TAMBAHAN |
“Allah akan menjadi hikmat bagi orang yang mencari hikmat dari sumber ilahi. Kita harus mencari peluang di setiap sisi, kita harus selalu berjaga-jaga dalam doa, dan selalu siap untuk memberikan jawaban atas pengharapan yang ada di dalam kita, dengan lemah lembut dan takut akan Allah. Supaya kita tidak memberikan kesan buruk kepada jiwa yang untuknya Kristus telah mati, kita harus menjaga hati kita tetap terangkat kepada Allah, sehingga ketika kesempatan itu muncul, kita dapat mengucapkan kata-kata yang tepat pada waktu yang tepat. Jika engkau mau melakukan pekerjaan untuk Allah dengan cara demikian, maka Roh Allah akan menjadi penolongmu. Roh Kudus akan menerapkan firman yang diucapkan dengan kasih bagi jiwa. Kebenaran akan memiliki kuasa yang menghidupkan ketika diucapkan di bawah pengaruh kasih karunia Kristus.” –Testimonies for the Church, vol. 6, hlm. 400.
***