Pelajaran Sekolah Sabat 12 September 2026

TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL

PELAJARAN 11 – SABAT, 12 SEPTEMBER 2026

KITAB HOSEA

“BAGAIMANA MUNGKIN AKU MEMBIARKAN ENGKAU?”

“Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.” 1 Yohanes 4:7.

“Allah adalah kasih. Kasih Bapa dan Anak ini adalah juga sifat dari setiap orang percaya. Firman Allah adalah saluran yang melaluinya kasih ilahi dikomunikasikan kepada manusia. Kebenaran Allah adalah media yang melaluinya akal budi menjangkau. Roh Kudus diberikan kepada manusia yang bekerja sama dengan kekuatan ilahi. Roh Kudus mengubah pikiran dan karakter, memungkinkan manusia untuk bertahan hidup dengan melihat Dia yang tak terlihat. Kasih yang sempurna hanya dapat dinikmati melalui kepercayaan akan kebenaran dan penerimaan Roh Kudus.” –Our Father Cares, hlm. 261.

MINGGU

1 . Seberapa menyedihkannyakah pertanyaan-pertanyaan yang Allah kemukakan tentang kasih-Nya kepada umat-Nya jika diterapkan pada dunia saat ini?

Hosea 11:8, 9 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak. 9Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan.

“Anak Allah, Panglima surga yang mulia, tersentuh oleh belas kasihan terhadap umat manusia yang jatuh. Hati-Nya tergerak oleh kasih sayang yang tak terbatas ketika penderitaan dunia yang hilang nampak di hadapan-Nya. Tetapi kasih ilahi telah merancang suatu rencana agar manusia dapat ditebus. Hukum Allah yang dilanggar memang menuntut nyawa orang berdosa. Di seluruh alam semesta hanya ada satu yang dapat, atas nama manusia, memenuhi tuntutannya. Karena hukum ilahi sama sucinya dengan Allah sendiri, maka hanya ada satu oknum saja yang setara dengan Allah yang dapat menebus pelanggarannya. Tidak ada seorang pun selain Kristus yang dapat menebus manusia yang telah jatuh dari kutukan hukum dan membawanya kembali ke dalam keselarasan dengan Surga. Kristus akan menanggung kesalahan dan rasa malu dosa—yakni dosa yang begitu menjijikkan bagi Allah yang kudus sehingga harus memisahkan Bapa dan Anak-Nya. Kristus akan menjangkau kedalaman penderitaan untuk menyelamatkan umat manusia yang telah hancur.” –Patriarchs and Prophets, hlm. 63.

SENIN

2. Contoh perubahan yang menyeluruh apakah yang memberikan harapan kepada setiap orang?

Hosea 12:4, 5, 12 Di dalam kandungan ia menipu saudaranya, dan dalam kegagahannya ia bergumul dengan Allah. 5Ia bergumul dengan Malaikat dan menang; ia menangis dan memohon belas kasihan kepada-Nya. Di Betel ia bertemu dengan Dia, dan di sanalah Dia berfirman kepadanya. 12Yakub melarikan diri ke tanah Aram, dan Israel memperhambakan diri untuk mendapat isteri, ya, untuk mendapat isteri ia menjadi gembala.

“Sejak malam pergumulannya di tepi Sungai Yabok itu, Yakub telah menjadi orang yang berbeda. Kepercayaan pada diri telah dicabut. Mulai saat itu, kelicikan yang dulu terlihat tidak ada lagi. Sebagai ganti tipu daya dan penipuan, hidupnya ditandai dengan kesederhanaan dan kebenaran. Ia telah mempelajari pelajaran tentang bagaimana mengandalkan sepenuhnya pada Lengan Yang Mahakuasa, dan di tengah cobaan dan penderitaan ia tunduk dengan rendah hati kepada kehendak Allah. Unsur-unsur tabiat yang lebih rendah telah dimusnahkan dalam tungku api, dan emas sejati pun telah dimurnikan, hingga iman Abraham dan Ishak tampak tak pudar dalam diri Yakub.” –Patriarchs and Prophets, hlm. 208.

SELASA

3. Seberapa pentingkah Roh nubuat dalam sejarah umat Allah?

Hosea 12:11, 14 Aku berbicara kepada para nabi dan banyak kali memberi penglihatan dan memberi perumpamaan dengan perantaraan para nabi. 13Israel dituntun oleh TUHAN keluar dari Mesir dengan perantaraan seorang nabi, ya, ia dijaga oleh seorang nabi.

“Kami mengajakmu untuk berdiri teguh di pihak Allah, dan bertindak sesuai peranmu sebagai warga kerajaan yang setia. Kenalilah kasih karunia yang telah diberikan kepada jemaat untuk membimbing umat Allah di hari-hari terakhir sejarah bumi. Sejak awal, jemaat Allah telah memiliki karunia nubuat di tengah-tengahnya sebagai suara yang hidup untuk menasihati, memperingatkan, dan mengajar.” –Selected Messages, buku 3, hlm. 83.

RABU

4 . Keputusan dan permintaan genting apakah yang harus dibuat oleh setiap orang?

Hosea 14:2, 3 Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. 3Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: “Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.

“Agama yang murni berkaitan dengan kehendak. Kehendak adalah kuasa pengendali dalam kodrat manusia, yang menempatkan segala kemampuan lainnya di bawah kendalinya. Kehendak bukanlah sekadar selera atau kecenderungan, melainkan kuasa penentu yang bekerja dalam diri manusia untuk menghasilkan ketaatan kepada Allah ataupun ketidaktaatan.” –Messages to Young People, hlm. 151.

KAMIS

5 . Apakah yang hendak Allah perbuat bagi orang yang benar-benar bertobat dari jalan-jalannya yang jahat?

Hosea 14:5-8 Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan (kesalahan), Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. 6Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. 7Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. 8Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon.

“Di dalam Yesus Sang Penebus, mereka melihat hikmat yang tak terbatas, keadilan yang tak terbatas, dan belas kasihan yang tak terbatas—yakni kedalaman, ketinggian, panjangnya, dan lebarnya kasih yang melampaui pengetahuan. Dengan menyaksikan kesempurnaan tabiat Kristus, serta merenung-renungkan tentang misi-Nya, kasih-Nya, anugerah-Nya, dan kebenaran-Nya, maka mereka menjadi terpesona; kebutuhan besar jiwa pun terpenuhi, dan mereka akan berkata bersama-sama dengan pemazmur, ‘Pada waktu bangun, aku akan menjadi puas dengan rupa-Mu.’ (Mazmur 17:15). Objek ilahi dari iman dan kasih yang mereka lihat adalah Yesus Kristus; bagi mereka, cinta akan dunia, dan penyembahan harta duniawi, telah berakhir.” –Medical Ministry, hlm. 244.

JUMAT

6. Apakah yang akan dikatakan seseorang ketika ia sepenuhnya menyadari kasih yang ilahi dan yang tak terbatas dari Allah?

Hosea 14:9 “Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah.”

“Dalam kemurtadan, manusia telah terasing dari Allah. Pemisahan itu sungguh berjarak dan menakutkan; tetapi Kristus telah menyediakan jalan untuk menghubungkan kita kembali dengan Diri-Nya. Kekuatan jahat memang telah sedemikian menyatu dengan sifat manusia sehingga tidak seorang pun dapat mengalahkannya kecuali melalui persatuan dengan Kristus. Melalui persatuan ini kita akan menerima kekuatan moral dan rohani. Jika kita memiliki roh Kristus, maka kita akan menghasilkan buah kebenaran, yakni buah yang akan menghormati dan memberkati manusia, dan memuliakan Allah.” –Testimonies for the Church, vol. 5, hlm. 230.

SABAT

7. Kesimpulan penting apakah yang akan dicapai oleh mereka yang mendambakan kebenaran?

Hosea 14:10 Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.

“Tiap-tiap hari, kecenderungan turun-temurun untuk berbuat salah akan bejuang untuk menguasai diri. Tiap-tiap hari engkau harus berperang melawan sifat-sifat tabiatmu yang tidak terpuji, sampai tidak ada lagi hal-hal demikian yang perlu dipisahkan dari dirimu. Maka kemudian engkau pun akan dapat berpikir dengan jujur ​​dan bijaksana tentang bagaimana membawa dirimu kepada Allah. Namun demikian, engkau masih akan melihat datangnya kejahatan di depanmu, kecuali jika engkau mau berubah, dengan menghindari penyebab yang menghasilkan akibatnya.” –The Voice in Speech and Song, hlm. 304.

PEMBELAJARAN TAMBAHAN

“Kata-kata dorongan sedang diberikan, ‘Janganlah jemu-jemu berbuat baik,’ ‘giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan.’ (Galatia 6:9; 1 Korintus 15:58). Ada dunia yang harus diselamatkan, ada pekerjaan yang harus dilakukan, yang hanya dapat dicapai melalui pemberitaan Injil. ‘Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.’ (Yohanes 3:16). Bukankah seharusnya kita mengucap syukur kepada Allah dengan sepenuh hati dan jiwa atas karunia-Nya yang tak terkatakan? Bukankah seharusnya kita rela mengabdikan setiap kemampuan dan talenta untuk pekerjaan mewakili Kristus di hadapan dunia? …

“‘Perbuatan baik’ akan mulai tampak ketika pengalaman pertobatan dan perubahan hidup telah dipraktikkan ke dalam kehidupan…. Dengan menunjukkan bahwa kita telah diubah dalam tabiat, dan melalui kepercayaan akan kebenaran-lah, kita dapat memberitakan kepada orang lain tentang kuasa yang mengubahkan dari kasih karunia Allah.” –The Review and Herald, 25 Februari 1909.

***

TEMA SEMESTER: NABI-NABI KECIL